
Photo
JawaPos.com – Setelah kekalahan menyesakkan tim nasional Belanda 0-2 oleh Republik Ceko di babak 16 besar Euro 2020 yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, kemarin, pelatih kepala Belanda Frank de Boer langsung mendapat pertanyaan menohok dari awak media.
Pertanyaan itu diajukan dalam konferensi pers setelah laga. Mereka menanyakan akankah De Boer menanggalkan jabatannya setelah kekalahan tersebut.
Pelatih 51 tahun itu belum mau menjawab pertanyaan tersebut dengan panjang lebar. Dia hanya menyebut masih butuh waktu untuk memikirkannya.
’’Aku tidak akan menjawabnya sekarang. Saat ini aku masih penuh emosi. Aku butuh memikirkan itu dengan tenang. Ini bukan waktu yang tepat membuat keputusan,’’ ucap De Boer dilansir Dutchnews.
Saat De Boer masih butuh waktu untuk membuat keputusan, kecaman dari media-media Belanda sudah tidak bisa ditahan lagi. Media sepakat bahwa ini adalah saat yang tepat untuk menyingkirkannya dari kursi pelatih.
’’Dengan kualitas pemain-pemain yang kami miliki, jelas ini adalah sebuah kegagalan,’’ tulis Valentijn Driessen, kepala penulis olahraga De Telegraaf.
’’De Boer mengatakan akan mempertimbangkan kelanjutan posisinya dan membiarkan kekecewaan ini meresap lebih dalam. Tapi, tidak banyak yang bisa diserap darinya. Ini harus menjadi ujung jalan,’’ tambah Driessen.
De Boer diharapkan segera mengambil keputusan sebelum Belanda melanjutkan pertandingan internasional ke depan. Yakni, saat menghadapi Norwegia di kualifikasi Piala Dunia pada 1 September mendatang.
Penulis sepak bola Belanda Sjoerd Mossoe menyebut Belanda telah hancur berkeping-keping melawan tim yang tidak memiliki bintang internasional. ’’Setelah kartu merah itu, mereka benar-benar kalah. Tapi, sebelum turun minum, Belanda sebenarnya juga sudah bermain di bawah standar,’’ tambahnya.
Pengamat sepak bola Belanda lainnya, Willem Vissers, menyebut De Boer telah membuang identitas sepak bola Belanda selama ini. Penguasaan bola, permainan dari sisi sayap, dan bangunan serangan rumit dari tengah lapangan sudah hilang di era kepelatihan De Boer.
’’Semua keindahan sepak bola Belanda itu ditukar dengan sepak bola hit and hop yang kolot,’’ kecam Vissers.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
