
Paris Saint-Germain
JawaPos.com – ’’Tradisi’’ Juventus yang gemar mendatangkan pemain gratis tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Sebagaimana dilaporkan Sky Sport Italia, tim polesan Maurizio Sarri itu sudah mencapai kesepakatan dengan gelandang PSG Adrien Rabiot tanpa mengeluarkan uang sepeser pun untuk biaya transfer karena kontraknya berlaku hingga hari ini (30/6).
Gelandang timnas Prancis itu adalah pembelian kedua secara gratis Juve pada musim panas ini setelah Aaron Ramsey. Bahkan, kemarin Juve mengirim langsung Direktur Olahraga Fabio Paratici ke Paris untuk mempercepat kepindahan Rabiot.
Juve hanya mengeluarkan EUR 10 juta (Rp 160,6 miliar) sebagai tanda jadi transfer Rabiot yang akan diberikan kepadanya dan sang agen yang sekaligus ibunya, Veronique. Kontrak selama lima musim sebesar EUR 7 juta (Rp 112,4 miliar) per musim sudah disiapkan. ’’Kepastian Rabiot rencananya diumumkan pada 1 Juli (besok waktu setempat saat kontraknya bersama PSG habis, Red),’’ tulis Tuttosport.
Dua rekrutan awal untuk musim baru dengan sama-sama tanpa biaya transfer merupakan pergerakan hebat manajemen Juve, terutama Paratici. Padahal, banyak tim yang mendekati keduanya. Ramsey santer dirumorkan ke PSG, Real Madrid, bahkan AC Milan. Sementara itu, Rabiot juga didekati Manchester United dan Barcelona.
Lebih jauh, kepindahan Rabiot ke Juve juga bakal menjadi win-win solution bagi kedua pihak. Bagi Juve, kedatangan gelandang 24 tahun itu bisa menjadi suksesor sempurna Sami Khedira yang sudah menapak 32 tahun.
Bagi Rabiot, bergabung bersama Juve bakal menjadi titik balik karirnya. Ya, pemilik enam caps bersama Les Bleus itu ingin segera melupakan musim lalu yang bak neraka bersama PSG.
Statusnya bersama tim utama dibekukan karena menolak memperpanjang kontrak. Bahkan, jebolan akademi PSG tersebut hanya diberi kesempatan bersama tim cadangan mulai paro kedua musim lalu. Itulah yang membuatnya tidak akan menyesal meninggalkan PSG.
Dan, Rabiot tidak perlu khawatir mengenai karirnya bersama Juve musim depan. Sebab, sejak musim 2011–2012 atau awal dominasi Juve di Serie A, pemain gratisan juga punya peran krusial. Mayoritas di antara mereka bahkan menjadi langganan tim utama. Nama-nama seperti Andrea Pirlo, Paul Pogba, dan Dani Alves bisa menjadi rujukan.
Bersama Ramsey, Rabiot bakal diplot sebagai gelandang jangkar dalam taktik racikan Sarri. Uniknya, Khedira yang bakal digantikannya juga berstatus pemain gratis. Gelandang asal Jerman itu bergabung bersama Juve pada musim 2015–2016 dari Real Madrid.
Deal Rabiot bukan satu-satunya yang dinanti Juventini. Tifosi Juve itu juga menanti kepastian pembelian dengan uang pertama musim panas ini untuk kapten Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt. Bek 19 tahun tersebut masih berlibur di Bahama. Finalisasi kepindahannya akan diselesaikan setelah liburannya usai dengan nilai transfer EUR 70 juta (Rp 1,12 triliun).
’’Saya percaya bahwa yang akan menjadi pemain terbaik Juve (musim depan, Red) adalah De Ligt. Saya telah melihat banyak bek hebat seperti Alessandro Nesta, Franco Baresi, Paolo Maldini, Ciro Ferrara, Fabio Cannavaro, dan Marco Materazzi. Tapi, saya belum pernah melihat pemain sepertinya di usianya saat ini,’’ ucap eks pelatih Juve Marcello Lippi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
