
Portugal tak butuh kemenangan untuk bisa melangkah ke semifinal UEFA Nations League A.
JawaPos.com - November 2017 menjadi bulan yang kelam bagi Timnas Italia. Tepatnya pada 14 November 2017 ketika Gli Azzurri ditahan imbang 0-0 oleh Swedia. Laga kedua di babak play off kualifikasi Piala Dunia 2018 itu membuat Italia tersingkir dari Piala Dunia untuk kali pertama dalam kurun 60 tahun terakhir karena kalah agregat 0-1.
Winger kiri Lorenzo Insigne jadi salah satu yang menyaksikan kegagalan Italia saat itu dari bench. Nah, bersama rekan-rekannya yang lain, Insigne kini mencoba mengubah peruntungan Italia di San Siro saat menjamu Portugal pada matchday 4 Grup 3 UEFA Nations League A, Minggu (18/11) dini hari nanti.
''Saya bakal menderita membayangkannya (Italia gagal lolos ke semifinal UEFA Nations League). Lebih menderitanya dari saat duduk di bench, petang itu,'' kenang Insigne, dikutip La Gazzetta dello Sport.
Uniknya, Il Magnifico juga hanya duduk di bench saat Giorgio Chiellini dkk tumbang 0-1 pada pertemuan pertama di Estadio Da Luz, Lisbon (11/9) silam. Itu satu-satunya 'cacat' Insigne di era pelatih Roberto Mancini.
''Saat di Timnas, saya juga ingin meneruskan kontribusi saya seperti saat di klub (Napoli),'' lanjut winger yang belum mencetak satu gol pun bagi Italia di era Mancini.
Berdasarkan statistik, Italia sudah enam tahun tak pernah merasakan kemenangan ketika laganya digelar di Milan. Terakhir, kemenangan Italia di Milan itu terjadi ketika matchday 4 Kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Denmark, 17 Oktober 2012. Setelah itu, Italia seperti kesulitan lepas dari kutukan imbang.
Italia dua kali diredam Jerman pada laga uji coba 16 November 2013 dan 16 November 2016. Sekali ditahan Kroasia dalam kualifikasi Euro 2016, dan imbang melawan Swedia. Tapi, di antara laga-laga Italia di San Siro, tak sekalipun dialami Insigne dalam 29 caps-nya bersama Timnas Italia.
Tak hanya di Milan. Italia di tangan Mancini juga masih belum pernah memenangi laga-laga di kandang sendiri. Baik pada laga uji coba atau kualifikasi di Turin, Bologna, atau Genoa. Kepada RAI Sport, Mancini ingin skuadnya lebih agresif.
''Saya ingin melihat tim ini bisa main lebih menyerang,'' ungkap Mancini, dikutip Calciomercato.
Mancini ingin melihat Italia tampil agresif dan efektif seperti ketika mengalahkan Polandia (15/10). Di laga itu, Italia cuma memerlukan 6 kali tembakan untuk menciptakan satu gol. Mancini pun mengaku sudah belajar dari kekalahan melawan Portugal di laga sebelumnya.
''Kami main dengan anak-anak muda, wajar jika kalah. Tapi, saat ini, kami ada peluang untuk mengalahkannya (Portugal) di San Siro. Setelah itu, kami cuma tinggal menanti apa yang terjadi pada laga Portugal lawan Polandia,'' tutur Mancini.
Saat di Lisbon, Mancini belum menjajal skema front three. Saat itu, Mancini masih suka dengan formasi dua striker.
''Italia sudah berubah lebih bagus,'' ungkap bek kiri Portugal, Mario Rui, dikutip Bancada. Mario Rui merupakan satu dari tiga pemain Timnas Portugal yang bermain di Serie A musim ini bersama Joao Cancelo (Juventus) dan Joao Mario (Inter Milan).
Mario Rui juga main saat kedua tim bertemu di Lisbon. Bedanya, bek dengan tujuh caps bersama Selecao das Quinas itu harus head to head dengan rekan seklubnya, Insigne.
''Makanya, ini laga yang spesial. Terlebih, saat ini Lorenzo juga dalam penampilan terbaiknya,'' puji bek 27 tahun yang juga jadi kekuatan Napoli pada musim ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022