
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps
JawaPos.com - Prestasi luar biasa diukir Didier Deschamps. Pria 49 tahun itu berhasil membawa Prancis juara di turnamen akbar Piala Dunia 2018.
Bagi Prancis, ini menjadi gelar kedua mereka sepanjang sejarah mengikuti pentas Piala Dunia. Pada 1998 lalu, Les Bleus juga menegaskan dirinya sebagai pemenang dan ketika itu Deschamps masih bertindak sebagai pemain.
Setelah 20 tahun kemudian, Deschamps berhasil membawa negaranya juara lagi. Kali ini ia bertindak sebagai pelatih tim dan berkat pencapaiannya itu ia sukses menyamai rekor Mario Zagallo serta Franz Beckenbauer yang merengkuh trofi Piala Dunia sebagai pemain maupun pelatih.
Disinggung hal tersebut, Deschamps bersikap rendah diri. Menurutnya, keberhasilan Prancis bisa terjadi berkat kerja keras para pemain yang tampil tanpa kenal lelah.
"Saya memiliki skuad yang sangat muda. Tetapi saya melihat adanya kualitas yang menjanjikan. Mereka tidak pernah menyerah kapanpun itu. Para pemain pantas mendapatkan kemenangan," ujar Deschamps yang dikutip dari laman resmi FIFA.
"Banyak momen sulit yang terjadi sepanjang jalannya turnamen. Namun kami belajar dari kegagalan di Piala Eropa dua tahun lalu. Jadi kemenangan ini bukan karena saya. Kemenangan ini karena perjuangan para pemain. Selama 55 hari kami telah melakukan banyak pekerjaan. Kami bangga jadi orang Prncis. Kemenangan ini milik mereka," tambahnya.
Di laga final, Minggu (15/7) malam WIB, Prancis menang 4-2 atas Kroasia. Tampil di Stadion Luzhniki, gawang Kroasia jebol lewat gol bunuh diri Mario Mandzukic menit 18, Antoine Griezmann menit 38, Paul Pogba menit 59, dan Kylian Mbappe menit 65. Sementara gawang Prancis kecolongan lewat Ivan Perisic menit 28 dan Mario Mandziukic menit 69.
"Kami sebenarnya tidak bermain sempurna di laga final. Tapi faktor mental dan psikologis sangat mempengaruhi di laga ini. Pada babak pertama, kami tidak memiliki banyak peluang. Namun kami tetap bisa memimpin 2-1. Intinya Prancis adalah juara dunia sekarang. Itu yang perlu diingat," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
