
Bek dan kapten Real Madrid, Sergio Ramos
JawaPos.com - Insiden di final Liga Champions yang mengakibatkan Mohamed Salah cedera belum tuntas dibahas. Baru-baru ini, seorang pengacara asal Mesir bernama Bassem Wahba dikabarkan menuntut Sergio Ramos sebesar 1 miliar Euro jika Salah sampai tidak bisa tampil di Piala Dunia 2018.
Ramos dituntut karena ia dianggap sebagai biang keladi dari cederanya pesepak bola bintang asal Mesir. Tak terima terus disalahkan, bek Real Madrid dan Timnas Spanyol ini akhirnya angkat bicara.
"Mereka terlalu melebih-lebihkannya. Saya tak mau banyak komentar karena apapun itu pasti akan dibesar-besarkan," tegas Ramos kepada AS.
"Dia bermain dengan bagus. Tapi saat pelanggaran itu terjadi dia lebih dulu menarik tangan saya. Kemudian kami jatuh dan cedera itu ada di tangan sisi lainnya. Tapi orang-orang terlanjur menganggap saya seperti main judo," jelas Ramos.
Akibat pelanggaran tersebut, Salah harus ditarik keluar lapangan saat laga berjalan 30 menit. Ia mengalami cedera bahu, dan butuh istirahat panjang untuk memulihkan kondisinya.
Salah diprediksi bisa ikut membela Timnas Mesir di Piala Dunia nanti. Namun banyak yang meragukan, ia langsung tampil saat laga perdana melawan Uruguay 15 Juni 2018 mendatang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
