
Eks striker Chelsea, Didier Drogba akan pensiun di akhir tahun ini.
JawaPos.com - Karir Didier Drogba sebagai pemain sepak bola mendekati akhir. Mantan striker Chelsea tersebut akan mengumumkan gantung sepatu alias pensiun saat kompetisi musim ini selesai digulirkan.
Saat ini Drogba yang sudah berusia 40 tahun sebenarnya punya profesi lain yaitu menjadi pemegang saham dari klub yang diperkuatnya, Phoenix Rising. Namun semangatnya belum padam dan ia masih ingin bermain lagi untuk musim ini.
"Untuk level atas, saya memang sudah melambat. Tapi saya masih menikmati jalannya pertandingan. Saya menyukai peran ini, pemain dan pemilik klub," ungkap Drogba pada Telefoot.
"Saya dikelilingi banyak pemain muda. Saya senang menyampaikan berbagai pengetahuan untuk mereka. Tapi ini menjadi musim terakhir. Inilah waktunya," jelas pria asal Pantai Gading tersebut.
Phoenix Rising merupakan klub yang bermain di divisi dua Liga Amerika Serikat. Kick off laga pertama bakal dimulai pada 17 Maret 2018. Kemudian laga puncak diperkirakan berakhir pada 13 November 2018 mendatang.
Catatan karir Drogba
Sebelum mencapai era kejayaan, Drogba meniti karir di sepak bola di akademi Tourcoing dari 1988-1989. Setelah itu ia pindah ke Abbeville, Vannes, Levallois, hingga akhirnya mendapat kontrak profesional di Le Mans pada musim 1998-1999.
Setelah itu Drogba pindah ke Guingamp di musim 2002-2003 dan berlanjut ke Marseille setahun berikutnya. Berkat penampilan memukaunya, ia diboyong Chelsea pada musim panas 2004 dan bertahan hingga delapan tahun.
Drogba kemudian mencoba peruntungan di Shanghai Shenhua yang berasal dari Liga Super China. Namun karirnya tidak berjalan mulus hingga akhirnya ia pindah ke Galatasaray musim 2013-2014 lalu.
Setahun berselang, Drogba diminta pulang ke Chelsea. Namun kebersamaan mereka hanya berlangsung semusim sebab Drogba memutuskan hijrah ke Major League Soccer (MLS) Amerika untuk memperkuat Montreal Impact dan kini berlanjut di Phoenix Rising.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
