Aksi Nicolo Barella di laga kekalahan Inter Milan melawan Bodo/Glimt. (Dok. Inter Milan)
JawaPos.com - Nicolo Barella mengatakan bahwa para pemain Inter Milan banyak melakukan kesalahan individu setelah kalah dari Bodo/Glimt di leg kedua play off Liga Champions. Laga yang berakhir dengan skor 1-2 (Aggregat 2-5) tersebut dimainkan di Giuseppe Meazza, Rabu (25/2).
Salah satu kesalahan fatal dilakukan oleh Manuel Akanji yang membuat Bodo/Glimt mencetak gol pada menit ke-58. Bek 30 tahun tersebut hendak membangun serangan dari belakang. Namun, bolanya berhasil dicuri yang membuat Jens Petter Hauge bisa mencetak gol.
Menurut Nicolo Barella, kesalahan bisa menimpa para pemain yang kali ini dilakukan Manuel Akanji. Pemain 29 tahun itu tidak menutup kemungkinan bahwa dirinya juga bisa melakukan kesalahan di laga-laga berikutnya.
"Hari ini, saya rasa mereka tidak terlalu merepotkan kami. Kami kebobolan gol karena kesalahan individu, itu bagian dari sepak bola. Hari ini kesalahannya ada pada Manu [Akanji], di lain waktu bisa jadi rekan setim lain atau saya sendiri," ucap Nicolo Barella setelah pertandingan kepada Sky Sport yang dikutip dari Sempre Inter, Rabu (25/2).
Barella mengakui bahwa Inter Milan kesusahan untuk membuka keunggulan hingga akhirnya harus kebobolan terlebih dahulu dari Bodo/Glimt.
Meskipun demikian, dia tetap memberikan pujian kepada tim tamu yang berhasil mengalahkan Inter Milan dalam dua leg.
"Hal-hal seperti ini memang bisa terjadi. Bagian tersulit adalah memecah kebuntuan, dan kami tidak berhasil. Pujian untuk Bodo – mereka menang dua kali melawan kami dan pantas lolos," kata pemain yang menjabat sebagai kapten Inter Milan di laga kali ini.
Tersingkir dari Liga Champions tentu mengecewakan bagi Inter Milan. Barella juga menyesali bahwa timnya harus berjuang di babak play-off dan tidak bisa lolos langsung ke babak 16 besar.
"Tentu saja, sangat. Kekecewaan itu ada; kami tidak menyembunyikannya karena kami ingin bersaing di semua lini. Kami sudah berusaha, tetapi mereka lebih baik.”
“Kami kalah satu poin, dan karena penalti yang diberikan pada menit ke-90 (merujuk pada pertandingan Inter-Liverpool), kami akhirnya harus memainkan dua pertandingan tambahan dan melakukan perjalanan ke Bodo. Itulah sepak bola – ini adalah Liga Champions yang baru," pungkas Nicolo Barella.
Caption: Aksi Nicolo Barella di laga kekalahan Inter Milan melawan Bodo/Glimt. (Dok. Inter Milan)
Sumber foto:
https://www.inter.it/en/news/barella-interview-inter-bodo-glimt-ucl-25-26
Sumber tulisan;
https://sempreinter.com/2026/02/24/inter-milan-bodo-glimt-barella-there-is-disappointment/
Deskripsi: Nicolo Barella mengatakan bahwa para pemain Inter Milan banyak melakukan kesalahan individu setelah kalah dari Bodo/Glimt
Nama Penulis: Antonius Oskarianto Adur - adurantonius@gmail.com
Rubrik/Kanal: Sepak Bola Dunia

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
