Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Februari 2026 | 17.55 WIB

Aturan Baru FIFA Diketok! Pemain Cedera Wajib Menepi Selama Satu Menit

Foto eksposur logo FIFA di kantor pusatnya di Zurich, Swiss. ANTARA/AFP/Fabrice Coffrini/aa. (AFP/FABRICE COFFRINI)

JawaPos.com - FIFA kembali mendorong perubahan aturan yang berpotensi mengubah ritme pertandingan sepak bola. Dalam proposal terbarunya, pemain yang mendapat perawatan akibat cedera diwajibkan berada di luar lapangan selama satu menit sebelum diizinkan kembali bermain.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mengurangi gangguan tempo dan meminimalkan waktu terbuang sepanjang laga.

Rencana tersebut dijadwalkan mendapat persetujuan dalam rapat umum tahunan International Football Association Board (IFAB) pada Sabtu mendatang. Jika disahkan, aturan ini akan dimasukkan ke dalam Laws of the Game dan berlaku secara global.

Saat ini, belum ada ketentuan baku mengenai berapa lama pemain cedera harus menepi. Setiap kompetisi memiliki kebijakan masing-masing.

Di Premier League misalnya, sejak musim 2023/2024 diberlakukan aturan 30 detik bagi pemain yang mendapat perawatan di lapangan sebelum kembali bermain.

Sebelumnya, FIFA telah menguji coba aturan lebih ketat dalam ajang Arab Cup pada Desember lalu dengan durasi tunggu dua menit. Kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina, menyebut kebijakan tersebut dirancang untuk menekan praktik buang-buang waktu sekaligus menjaga alur pertandingan tetap mengalir.

Namun, opsi dua menit memunculkan penolakan dalam pembahasan internal IFAB, sehingga muncul kompromi berupa durasi satu menit.

Meski dianggap jalan tengah, kekhawatiran tetap muncul. Aturan ini bisa membuat tim bermain dengan 10 orang lebih lama dalam situasi krusial.

Musim lalu, Manchester United sempat dirugikan ketika Matthijs de Ligt harus keluar lapangan akibat luka sobek.

Saat ia belum kembali, Brentford mencetak gol lewat situasi sepak pojok. Kondisi serupa dikhawatirkan lebih sering terjadi jika durasi tunggu diperpanjang.

Di sisi lain, ada pengakuan bahwa sebagian pemain memang memanfaatkan cedera sebagai cara memecah tempo permainan. Aturan baru ini diharapkan menjadi solusi, meski tetap berisiko merugikan pemain yang benar-benar membutuhkan perawatan.

Beberapa pengecualian tetap berlaku. Jika dalam insiden tersebut lawan menerima kartu kuning atau merah, pemain yang cedera tidak wajib menunggu di luar lapangan.

Penjaga gawang serta eksekutor penalti juga dikecualikan. Selain itu, IFAB juga membahas mekanisme hitung mundur untuk tendangan gawang dan lemparan ke dalam, pembatasan waktu pemain yang diganti meninggalkan lapangan, serta kemungkinan perluasan kewenangan VAR untuk meninjau kartu kuning kedua yang keliru.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore