Harry Maguire ungkap dampak instan Michael Carrick di Manchester United. (ig @manutd)
JawaPos.com - Kebangkitan Harry Maguire bersama Manchester United menjadi salah satu cerita menarik di paruh musim ini. Sempat tersisih dan diganggu cedera, bek berusia 32 tahun itu kini kembali memegang peran penting di lini belakang Setan Merah.
Awal Januari lalu, nama Maguire sempat mengejutkan ketika masuk skuad yang bertandang ke markas Burnley.
Ia sebelumnya absen dalam sembilan pertandingan akibat cedera paha. Kondisinya belum sepenuhnya ideal, bahkan waktu latihannya terbilang minim. Namun, keputusan membawanya kembali perlahan terbayar.
Empat hari setelah masuk daftar skuad, Maguire tampil singkat di ajang Piala FA. Meski gagal menyelamatkan tim dari kekalahan, laga itu menjadi titik awal kembalinya ke ritme pertandingan. Saat Manchester City datang ke Old Trafford, ia dipercaya turun sejak menit pertama.
Langkah tersebut memang mengandung risiko. Secara fisik, Maguire belum sepenuhnya pulih. Namun secara mental, ia menunjukkan kesiapan. Kepercayaan itu dibalas dengan performa solid. Ia tampil penuh dalam rangkaian kemenangan yang mengangkat posisi United di klasemen.
Di tengah absennya Matthijs de Ligt karena cedera punggung yang belum jelas masa pemulihannya, peran Maguire semakin terasa vital.
Ia bukan hanya menghadirkan pengalaman, tetapi juga komunikasi dan kepemimpinan di lapangan. Karakternya yang vokal membantu menjaga organisasi pertahanan tetap rapi.
Duetnya bersama Lisandro Martinez pun mulai menemukan konsistensi. Meski jarang dipasangkan sejak awal kedatangan Martinez, kombinasi keduanya menunjukkan statistik positif dalam beberapa laga terakhir. Stabilitas di lini belakang menjadi fondasi penting dalam upaya United menembus zona Liga Champions.
Situasi ini turut memunculkan pembahasan soal masa depan Maguire. Kontraknya belum sepenuhnya menemui titik akhir, dan negosiasi diyakini masih berlangsung. Dengan kebijakan efisiensi klub, kompromi soal durasi maupun nilai kontrak bisa saja terjadi.
Namun melihat kontribusinya belakangan ini, mempertahankan Maguire menjadi opsi masuk akal. Di usia yang matang, ia masih mampu bersaing di level tertinggi. Konsistensi dan mentalitasnya memberi nilai tambah yang tak selalu terlihat dalam statistik.
Bagi para pendukung United, kebangkitan Maguire menjadi bukti bahwa perjalanan seorang pemain tak selalu lurus. Dalam momen ketika tim membutuhkan figur berpengalaman, ia hadir dan menjawabnya di lapangan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
