
Pemain Juventus Pierre Kalulu. (Dok. Pierre Kalulu)
JawaPos.com - Atmosfer panas dipastikan menyelimuti RAMS Park, Istanbul, saat Galatasaray menjamu Juventus pada leg pertama babak play-off Liga Champions, Selasa (17/2/2026) malam waktu setempat.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiket ke babak 16 besar, tetapi juga pertaruhan gengsi dua tim dengan sejarah panjang di Eropa.
Tuan rumah bakal main dengan kepercayaan diri tinggi. Setelah sempat terseok di fase liga, Galatasaray menunjukkan grafik menanjak dalam beberapa pekan terakhir. Empat kemenangan beruntun di kompetisi domestik menjadi modal berharga jelang duel krusial ini. Produktivitas gol mereka pun sedang dalam level terbaik.
Duet Mauro Icardi dan Victor Osimhen menjadi tumpuan utama. Icardi tampil tajam dengan torehan hat-trick di laga terakhir liga, sementara Osimhen terus konsisten mengancam pertahanan lawan lewat kecepatan dan duel udaranya.
Dukungan puluhan ribu suporter fanatik di RAMS Park juga kerap menjadi faktor pembeda bagi Cimbom ketika bermain di kandang.
Meski begitu, Galatasaray tak sepenuhnya tanpa masalah.
Absennya beberapa pemain karena sanksi dan isu internal membuat pelatih harus memutar otak untuk menjaga keseimbangan tim. Namun, kedalaman skuad yang cukup merata diyakini mampu menutup celah tersebut.
Di sisi lain, Juventus datang dengan ambisi memutus tren negatif di fase gugur. Dalam beberapa musim terakhir, wakil Italia itu kerap tersandung saat memasuki babak eliminasi.
Catatan tandang mereka ke Turki juga kurang meyakinkan, sesuatu yang tentu menjadi perhatian serius tim pelatih.
Performa Juventus sebenarnya cukup stabil sejak pergantian pelatih pada November 2025. Mereka mampu menjaga konsistensi di liga domestik, meski sempat menelan kekalahan tipis di laga besar akhir pekan kemarin.
Lini belakang yang kurang solid saat ditekan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum bertandang ke Istanbul.
Harapan Juventus akan banyak bertumpu pada kreativitas Kenan Yildiz di lini tengah dan efektivitas lini depan dalam memanfaatkan peluang.
Jika mampu mencuri gol tandang, peluang mereka untuk membalikkan keadaan di leg kedua akan terbuka lebar.
Melihat tren performa dan kekuatan kandang Galatasaray, laga diprediksi berlangsung ketat. Juventus berpotensi memberi perlawanan sengit lewat skema serangan balik cepat. Namun tekanan konsisten tuan rumah diyakini menjadi pembeda.
Link Live Streaming :
https://m.vidio.com/live/6299-bein-1?schedule_id=4901985.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
