Pelatih Brentford, Keith Andrews. (Istimewa)
JawaPos.com - Arsenal pulang dari markas Brentford dengan satu poin, tapi perdebatan soal keputusan wasit justru jadi topik utama setelah laga berakhir 1-1. Bukan cuma soal gol, melainkan momen di menit-menit akhir yang membuat kubu tuan rumah merasa dirugikan.
Keith Andrews, pelatih Brentford, menilai bek Arsenal, Gabriel, seharusnya tidak lagi berada di lapangan saat pertandingan memasuki fase krusial. Bek asal Brasil itu lolos dari kartu kuning kedua setelah melakukan tekel terlambat terhadap Dango Ouattara di menit ke-82.
Melansir West London Sport, Andrews tak menyembunyikan kekecewaannya.
“Saya pikir itu kartu kuning kedua dan itu terjadi di menit ke-82 jadi itu pasti akan membuat perbedaan.
“Bisa dibilang, di tahap-tahap akhir kami adalah tim yang terlihat lebih berpeluang.”
Kalau keputusan itu berbeda, Arsenal mungkin harus menutup laga dengan 10 pemain. Dalam pertandingan dengan tensi tinggi seperti ini, satu pemain bisa jadi pembeda antara bertahan mati-matian atau justru kebobolan di detik akhir.
Brentford sendiri tampil penuh determinasi. Setelah tertinggal lebih dulu lewat gol Noni Madueke—mantan pemain Chelsea yang tampil efektif di lini serang Arsenal—The Bees tidak panik. Mereka terus menekan dan akhirnya mendapat ganjaran.
Keane Lewis-Potter muncul sebagai penyelamat lewat gol penyama kedudukan 10 menit setelah Arsenal unggul. Gol itu terasa pantas, melihat bagaimana Brentford menutup pertandingan dengan energi dan keberanian lebih besar.
Di sisi lain, Mikel Arteta melihat laga ini dari sudut pandang berbeda. Pelatih Arsenal itu menekankan pentingnya daya tahan timnya saat bermain di kandang lawan. “Jika Anda ingin menang di sini, Anda harus mempertahankan kotak penalti dengan sekuat tenaga.”
Hasil imbang ini membuat Brentford tetap bertahan di posisi ketujuh klasemen. Mereka kini terpaut lima poin dari Manchester United di peringkat keempat dan empat poin dari Chelsea di posisi kelima. Persaingan zona Eropa makin ketat, dan setiap poin terasa seperti emas.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
