Pelatih Chelsea Liam Rosenior. (Dok. Instagram/@chelseafc)
JawaPos.com - Chelsea seharusnya menutup malam di Stamford Bridge dengan tiga poin nyaman. Unggul dua gol, mengontrol permainan, dan nyaris tak memberi ruang bagi Leeds United untuk berkembang. Namun, lima menit yang kacau mengubah segalanya.
Hasil akhir 2-2 terasa seperti kekalahan bagi The Blues. Dan bagi Liam Rosenior, ada satu momen krusial yang jadi titik balik: dugaan handball dalam proses gol penyama Leeds.
Chelsea tampil meyakinkan sejak awal. João Pedro membuka keunggulan di babak pertama, lalu Cole Palmer menggandakan skor lewat titik penalti di babak kedua. Dengan waktu sekitar setengah jam tersisa, situasi terlihat aman.
Namun Leeds bangkit. Lukas Nmecha memperkecil ketertinggalan lewat penalti, sebelum Noah Okafor menyamakan kedudukan tak lama kemudian. Gol kedua inilah yang memicu kemarahan Rosenior.
Melansir ESPN, menurutnya, ada sentuhan tangan Jayden Bogle dalam duel sebelum bola akhirnya jatuh ke Okafor yang mencetak gol ke gawang kosong.
"Pemain itu [Bogle] melakukan handball," kata Rosenior dalam konferensi pers pada Selasa (10/2) malam.
"Dia melakukan handball, itu memengaruhi pemain saya saat itu, mereka mengira itu handball, kami lengah, kami tidak membersihkan bola, mereka mencetak gol."
"Lalu selama 25 menit setelah itu, serangan datang bertubi-tubi, kita hanya perlu memastikan kita menjaga momen-momen penting dan bersikap profesional."
Rosenior mengakui bahwa timnya kehilangan fokus dalam periode singkat tersebut. Dua gol dalam lima menit jadi harga mahal yang harus dibayar, meski secara keseluruhan ia merasa Chelsea jauh lebih dominan.
"Akan selalu ada waktu dalam pertandingan di mana Anda tidak berada di puncak, hal yang menggelikan bagi kami adalah mereka berhasil mencetak dua gol dalam periode lima menit, padahal selama 90 menit lainnya, kami jauh lebih unggul."
Secara statistik, dominasi Chelsea memang terlihat jelas. Leeds bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sebelum penalti Nmecha di babak kedua. Tak heran banyak pendukung tuan rumah terdiam saat keunggulan itu menguap begitu saja.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
