
Penyerang Manchester City Erling Haaland. (Instagram @erling)
JawaPos.com–Manchester City pulang dari Anfield dengan lebih dari sekadar tiga poin. Kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool dinilai Erling Haaland sebagai sebuah pernyataan penting City dalam persaingan gelar Liga Inggris musim ini, terutama setelah periode sulit yang mereka alami dalam beberapa pekan terakhir.
Manchester City datang ke markas Liverpool dengan tekanan besar. Dalam enam laga liga sebelumnya, pasukan Pep Guardiola hanya mampu meraih satu kemenangan.
Situasi itu membuat jarak mereka dengan Arsenal sebagai tim yang menjadi pemuncak klasemen liga Inggris semakin melebar. Selain itu, kendang Liverpool juga bukan tempat yang bersahabat bagi Manchester City, di era Guardiola mereka hanya bisa sekali menang di sana.
Tekanan semakin terasa ketika Liverpool unggul lebih dulu lewat tendangan bebas Dominic Szoboszlai pada menit ke-74. Gol tersebut sempat membuat City berada di ambang kekalahan yang bisa berdampak besar pada peluang mereka di jalur juara. Namun, mentalitas City berbicara di menit-menit akhir.
Bernardo Silva membuka asa setelah mencetak gol penyama kedudukan enam menit sebelum waktu normal berakhir. Saat laga tampak akan berakhir imbang, City mendapatkan penalti di masa injury time.
Haaland yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan memastikan kemenangan dramatis bagi tim tamu. Kiper City, Gianluigi Donnarumma, juga menjadi sosok penting dalam laga tersebut. Dia melakukan penyelamatan krusial di menit ke-99 untuk menggagalkan peluang Alexis Mac Allister.
Drama laga semakin lengkap dengan dianulirnya gol jarak jauh Rayan Cherki serta kartu merah yang diterima Szoboszlai jelang akhir pertandingan.
Bagi Haaland, kemenangan ini memiliki makna khusus. Selain menjadi kemenangan pertamanya di Anfield, gol tersebut juga mengakhiri periode sulitnya dalam urusan mencetak gol.
Penyerang asal Norwegia itu mengakui performanya belum maksimal sejak pergantian tahun dan menegaskan dirinya harus tampil lebih tajam.
”Saya tahu harus berkembang dan tidak ada alasan,” ujar Haaland dikutip dari The Guardians.
Dia juga menyinggung padatnya jadwal pertandingan, namun menegaskan fokus utamanya adalah menjaga kondisi fisik agar bisa terus membantu tim.
Di sisi lain, Liverpool harus kembali menelan kekecewaan akibat kebobolan di menit akhir. Kapten Virgil van Dijk mengakui timnya gagal menjalankan rencana permainan dengan baik, terutama di babak pertama.
Menurut dia, Liverpool ingin bermain lebih langsung, namun eksekusi di lapangan tidak berjalan sesuai harapan.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Liverpool dalam upaya mempertahankan konsistensi, sementara bagi Manchester City, kemenangan di Anfield berpotensi menjadi momentum kebangkitan dalam persaingan gelar Liga Inggris yang masih panjang.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
