Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Februari 2026 | 16.04 WIB

4 Tanda Kuat Pep Guardiola Berpotensi akan Akhiri Masa Kepelatihannya Bersama Manchester City

Pep Guardiola (Instagram @pepteam)

JawaPos.com – Spekulasi mengenai masa depan Pep Guardiola di Manchester City kembali menguat seiring berbagai sinyal yang muncul dalam beberapa bulan terakhir.

Meski pelatih asal Spanyol itu belum memberikan pernyataan tegas, sejumlah perkembangan internal dan sikap personalnya memunculkan dugaan bahwa akhir masa kepemimpinannya semakin dekat.

Berikut 4 faktor utama yang memperkuat kemungkinan Guardiola akan meninggalkan kursi kepelatihan Manchester City, seperti dilansir dari laman ESPN pada Senin (9/2).

  1. Situasi Kontrak Guardiola Menimbulkan Tanda Tanya Besar di Internal Klub

Guardiola masih terikat kontrak hingga 2027 setelah menandatangani perpanjangan pada November 2024. Namun, durasi dua tahun tersebut justru dianggap tidak lazim dibanding kebiasaan sebelumnya yang hanya satu tahun.

Sejumlah petinggi klub menilai kontrak itu berfungsi sebagai penyangga, bukan komitmen jangka panjang. Guardiola juga beberapa kali menghindari jawaban substantif terkait masa depannya. Sikap tersebut memicu anggapan bahwa ia mempertimbangkan hengkang sebelum kontraknya berakhir.

  1. Perubahan Sikap Guardiola dalam Konferensi Pers Menjadi Sorotan Kuat

Dalam beberapa pekan terakhir, ia terlihat lebih terbuka, emosional, dan vokal terhadap berbagai isu. Guardiola secara terbuka mengkritik wasit, sesuatu yang jarang ia lakukan sebelumnya.

Guardiola diketahui juga membahas isu-isu di luar sepak bola, mulai dari konflik global hingga kemanusiaan. Responsnya kepada media dinilai lebih reflektif dan personal. Perubahan ini dianggap sebagai tanda bahwa ia menyadari waktunya di City semakin terbatas.

  1. Intensitas Emosional Guardiola di Lapangan Menunjukkan Rasa Urgensi yang Tidak Biasa

Selebrasinya saat City memastikan lolos ke final Piala Carabao terlihat sangat berlebihan dibanding musim-musim sebelumnya. Guardiola mengakui bahwa mencapai final semakin terasa sulit seiring bertambahnya usia. Ia juga menekankan pentingnya menikmati setiap kesempatan meraih trofi.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai refleksi kesadaran akan fase akhir kariernya di klub. Banyak pihak menilai Guardiola sedang memaksimalkan momen terakhirnya bersama City.

  1. Kesiapan Internal Manchester City Menghadapi Kemungkinan Kepergian Guardiola Semakin Nyata

Klub dinilai lebih tenang menghadapi spekulasi dibanding tahun-tahun sebelumnya. City disebut telah memiliki rencana suksesi, sebagaimana saat kehilangan beberapa pejabat penting klub.

Ketertarikan City terhadap sosok-sosok yang dekat dengan Guardiola turut memperkuat asumsi tersebut. Aktivitas transfer pemain juga tetap berjalan tanpa bergantung penuh pada masa depan Guardiola. Semua ini menunjukkan bahwa klub mulai bersiap menghadapi era pasca-Guardiola.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore