Kylian Mbappe (Instagram @k.mbappe)
JawaPos.com - Kekalahan Real Madrid dari Benfica di laga terakhir fase grup Liga Champions tak hanya berdampak pada posisi klasemen, tetapi juga memantik kritik keras dari dalam tim sendiri.
Kylian Mbappé secara terbuka menyayangkan performa Los Blancos yang dinilainya jauh dari standar, hingga akhirnya gagal finis di delapan besar dan harus menjalani babak play-off.
Tim asuhan Arbeloa kini dipaksa menghadapi situasi yang sebenarnya ingin mereka hindari: bertarung lebih awal demi tiket fase gugur, melawan Benfica atau Bodø/Glimt.
Bagi Mbappé, kondisi ini sangat mengecewakan dan mencerminkan masalah yang lebih dalam dari sekadar hasil akhir.
Melansir Defensa Central, menurut penyerang asal Prancis itu, akar persoalan bukan terletak pada kualitas individu maupun pendekatan taktik. Ia menegaskan bahwa yang paling mencolok justru soal mentalitas.
“Ini bukan soal kualitas dan bukan soal taktik, ini soal memiliki keinginan yang lebih besar daripada lawan,” ujar pemain bernomor punggung 10 tersebut.
Sindiran Keras untuk Ruang Ganti
Pernyataan Mbappé terasa seperti pesan langsung ke ruang ganti Real Madrid. Ia membandingkan sikap Benfica yang bermain dengan rasa urgensi tinggi, sementara Madrid terlihat sebaliknya.
“Jelas sekali mereka bermain untuk menyelamatkan diri, sementara kami tampaknya tidak. Dan itulah masalah besar dari pertandingan ini, karena di awal pertandingan kedua tim memiliki sesuatu untuk diperjuangkan: kami untuk berada di 8 besar dan mereka untuk berada di antara 24 besar.”
Bagi Mbappé, Benfica menunjukkan dengan jelas apa yang mereka kejar. Sebaliknya, Real Madrid tampil seolah tanpa tujuan yang jelas di lapangan.
“Kami melihat (mentalitas) Benfica, tetapi kami tidak menunjukkan mengapa kami bermain,” katanya, menyiratkan minimnya determinasi Los Blancos sepanjang laga.
Masalah Konsistensi Kembali Muncul
Kekalahan di Lisbon juga membuka kembali keraguan lama soal konsistensi permainan Real Madrid. Padahal, dalam dua pertandingan sebelumnya, performa tim sempat menunjukkan tanda-tanda positif. Namun bagi Mbappé, fluktuasi seperti ini tidak bisa terus dibiarkan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
