
Xabi Alonso resmi meninggalkan Real Madrid. (ig @realmadrid)
JawaPos.com-Sebelum laga El Clasico di final Piala Super Spanyol digelar, mayoritas fans Real Madrid sepakat mendukung Xabi Alonso, apa pun hasilnya.
Hal ini dibuktikan polling yang dilakukan MARCA, yang menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen responden menginginkan Xabi Alonso, pelatih asal Basque itu tetap bertahan di Real Madrid.
Alasan mempertahankan Xabi Alonso terbilang masuk akal. Mantan gelandang Real Madrid dan Liverpool tersebut mampu membawa tim bersaing di tengah banyaknya pemain yang keluar-masuk ruang perawatan. Bahkan, win rate yang dicapai Alonso sejauh ini terbilang cukup tinggi.
Namun, laga yang berlangsung panas tersebut berujung pada kekalahan dramatis bagi Real Madrid. Meski begitu, seusai pertandingan, banyak kabar menyebutkan bahwa Xabi Alonso akan tetap bertahan di Santiago Bernabeu.
Sayangnya, kritik dari berbagai media mulai mengembangkan spekulasi bahwa karir Alonso di Madrid bakal segera berakhir. Spekulasi tersebut seakan dipertegas dengan pelukan dingin antara Alonso dan Florentino Perez di pengujung laga final Piala Super Spanyol.
Hingga beberapa jam lalu, kabar mengejutkan pun beredar. Alonso resmi berpisah dengan Real Madrid. Namun, pertanyaan besar pun muncul: apakah Xabi Alonso dipecat, atau justru memutuskan untuk mengundurkan diri?
Fabrizio Romano mengungkap alasan di balik kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid. Apakah benar sang pelatih memilih mundur karena masalah ruang ganti?
Melansir Defensa Central, pakar transfer Fabrizio Romano mengungkap alasan di balik kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid. Jurnalis asal Italia tersebut menegaskan bahwa Real Madrid tidak memecat mantan pelatih Bayer Leverkusen itu.
Justru sebaliknya, Xabi Alonso disebut mengambil keputusan untuk mundur dari jabatannya sendiri. Alasannya, seperti yang banyak diberitakan sebelumnya, adalah tidak adanya koneksi dengan ruang ganti, serta minimnya kebebasan untuk menerapkan filosofi permainannya di Real Madrid.
“Yang diinginkan Xabi Alonso hanyalah membawa gaya Bayer Leverkusen-nya ke Real Madrid, tetapi itu tidak berhasil. Itulah mengapa dia secara pribadi meminta untuk pergi, karena gayanya tidak diterima dengan baik di ruang ganti,” kata Romano.
Perpisahan resmi pun segera diumumkan oleh Real Madrid melalui situs resmi dan berbagai akun media sosial mereka.
“Real Madrid CF mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” demikian bunyi pernyataan resmi klub.
Tak banyak yang menyangka Xabi Alonso akan pergi setelah memberikan perlawanan sengit melawan FC Barcelona di final Piala Super Spanyol pada Minggu lalu.
Namun, pendekatan taktik pelatih kelahiran San Sebastian itu menuai banyak kritik dari media Madrid. Mereka menilai Real Madrid tidak bisa hanya berdiam diri dan menunggu Barcelona menyerang.
Masih banyak misteri yang perlu dipecahkan terkait kepergian Xabi Alonso. Dalam beberapa jam ke depan, ada tugas berat untuk berbicara dengan berbagai pihak demi mengklarifikasi alasan sebenarnya di balik kepergian sang pelatih, yang pada hari Minggu tampak masih cukup kuat untuk terus memimpin tim.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
