Eddie Howe persembahkan kemenangan The Magpies untuk Kevin Keegan. (X/@NUFC)
JawaPos.com - Drama tujuh gol tersaji di St James Park saat Newcastle United menjamu Leeds United pada Kamis (8/1). Laga yang berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan tuan rumah itu menjadi panggung penghormatan bagi legenda Newcastle, Kevin Keegan.
Dilansir dari ESPN, Kamis (8/1), atmosfer haru menyelimuti stadion sesaat sebelum laga dimulai menyusul pengumuman resmi dari keluarga Keegan mengenai kesehatan sang legenda. Sosok yang dijuluki King Kev itu dikabarkan tengah menjalani perawatan intensif akibat penyakit kanker yang dideritanya.
Kabar itu pun menjadi bahan bakar emosional bagi anak asuh Eddie Howe untuk memberikan penampilan terbaik di lapangan.
Meski pertandingan berjalan sengit dan saling kejar skor, The Magpies akhirnya berhasil mengunci kemenangan lewat aksi heroik Harvey Barnes. Pemain sayap itu mencetak gol penentu pada menit ke-90+12 yang langsung disambut gemuruh luar biasa dari tribun.
Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, mengaku bahwa kabar mengenai kondisi kesehatan Kevin Keegan sempat mengguncang mental timnya sebelum laga dimulai.
“Namun, pastinya kabar sebelum laga dimulai benar-benar mengejutkan kami semua. Menurut saya, dengan segala pencapaiannya di sini baik sebagai pemain maupun manajer, Kevin merupakan sosok yang sangat ikonik,” kata Howe.
Secara teknis, Howe mengakui bahwa anak asuhnya tidak bermain dalam level terbaik sepanjang 90 menit. Namun, kekuatan karakter yang dibangun Newcastle berhasil mengunci kemenangan atas Leeds pada menit akhir.
“Kami selalu berusaha menjadi tim seperti itu, kami ingin menyuguhkan hiburan dan membuat para pendukung di sini merasa antusias. Sayangnya, terkadang kami tidak bisa menjamin hal itu selalu terjadi, tetapi hari ini saya rasa kami telah menunjukkan penampilan terbaik yang mendebarkan, meski tidak bermain dalam performa terbaik kami,” jelas Howe.
Kevin Keegan sendiri merupakan sosok ikonik yang berhasil membawa Newcastle United promosi baik sebagai pemain bintang maupun sebagai pelatih legendaris.
Mantan pemain terbaik Eropa dua kali itu membangun identitas klub melalui gaya sepak bola menyerang yang membuat Newcastle dijuluki sebagai The Entertainers pada era 1990-an.
Dilansir dari situs resmi Newcastle, sejarah mencatat momen pensiunnya yang fenomenal saat meninggalkan lapangan menggunakan helikopter pada 1984 dan keberhasilannya membawa klub menjadi runner-up Premier League dua musim berturut-turut.
“Saya ingin memberikan penghormatan kepadanya dan hanya bisa berharap dia baik-baik saja. Kami mengirimkan seluruh cinta kami untuknya,” tambah Howe.
Kemenangan dramatis itu menempatkan Newcastle United dalam posisi keenam klasemen dengan 32 poin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
