Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Juni 2023 | 16.08 WIB

Eksekutor Penentu Sevilla, Deja Vu ala Cachete

 

Gonzalo Montiel ketika sukses menjadi algojo penalti penentu juara Sevilla FC di Liga Europa dan Argentina di Piala Dunia 2022.

JawaPos.com - Paulo Dybala gagal menjadi pemain Argentina pertama yang tampil dan sukses menyandingkan gelar juara Piala Dunia 2022 dengan kampiun antarklub Eropa dalam semusim.

Predikat itu menjadi milik bek kanan Sevilla FC Gonzalo Montiel.

Memang Sevilla memiliki lima pemain Argentina dalam skuad juara Liga Europa. Namun, gelandang Lucas Ocampos maupun Erik Lamela absen pada Piala Dunia di Qatar tahun lalu.

Gelandang serang Alejandro ”Papu” Gomez memang ada di Qatar, tetapi tidak bermain di final lawan Prancis.

Sementara, bek kiri Marcos Acuna yang bermain di final lawan Prancis harus absen dalam final kemarin (1/6) dini hari. Acuna menjalani skors kartu merah yang diterimanya dalam second leg semifinal kontra Juventus.

Montiel sejatinya hanya bermain sebagai pengganti dalam final Piala Dunia di Lusail Iconic Stadium (19/12/2022). Namun, bek kanan 26 tahun itu menjadi eksekutor penalti yang menentukan kemenangan 4-2 Argentina atas Prancis.

Di Puskas Arena kemarin, Cachete –julukan Montiel– kembali menjadi algojo penalti keempat dan menentukan kemenangan 4-1 Sevilla.

Kepada ESPN, Montiel menyatakan bahwa dirinya sebenarnya bukan algojo keempat di Puskas Arena. Dalam susunan penendang penalti yang dipersiapkan Sevilla, dia berada di urutan kelima.

Hanya, seiring algojo keempat bisa memastikan kemenangan, Montiel pun diminta maju.

”Pada saat giliranku, aku melihat kiper (Rui Patricio, Red) sedikit maju. Di situ aku dapat melihat ke mana bola akan aku tendang,’’ ungkap Montiel.

”Aku selalu mencoba tenang (sebagai algojo penalti). Terima kasih pula untuk Bono yang telah membantu menenangkanku,’’ lanjutnya.

Gelandang Sevilla Lucas Ocampos mengungkapkan, dirinya dan Montiel telah dipersiapkan entrenador Sevilla Jose Luis Mendilibar sebagai algojo penalti penentu. Yakni, antara menjadi pertama atau terakhir (kelima).

”Aku sebenarnya meminta Cachete maju dulu (pertama) karena dia tidak pernah gagal. Tapi, pelatih kemudian mengubah susunannya,’’ beber Ocampos yang sukses menjalankan tugas sebagai algojo pertama. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore