Pemain Real Madrid, Vinicius Junior. (Istimewa)
JawaPos.com - Malam di Santiago Bernabeu yang biasanya penuh dukungan berubah menjadi pengalaman tidak menyenangkan bagi Vinicius Junior. Dalam laga melawan Sevilla FC, winger asal Brasil itu gagal menunjukkan performa terbaiknya dan harus ditarik keluar pada menit-menit akhir pertandingan.
Melansir Defensa Central, Gonzalo García masuk sebagai pengganti, tetapi sorotan utama justru tertuju pada reaksi keras dari tribun: Vinicius dicemooh oleh sebagian penonton Bernabéu.
Cemoohan tersebut terasa berat, mengingat Vinicius adalah pemilik nomor 7—angka yang sarat sejarah di Real Madrid. Sang pemain pun merasa reaksi stadion tidak datang begitu saja.
Ia meyakini ada pengaruh dari narasi yang berkembang di beberapa program televisi, khususnya El Chiringuito de Jugones, yang dinilainya membangun opini negatif terhadap dirinya. Salah satu contohnya adalah komentar terkait reaksinya setelah kemenangan tipis 2-3 dari Talavera de la Reina.
“Ini adalah kampanye yang dilakukan oleh beberapa orang terhadap saya, dan itu mulai memengaruhi banyak orang…” gumam Vinicius saat berjalan menuju bangku cadangan.
Ia percaya itulah alasan utama mengapa siulan terdengar begitu jelas ke arahnya. Rasa kesal Vinicius pun terlihat nyata, bahkan tercermin dari keputusannya mengganti foto profil Instagram miliknya tak lama setelah laga.
Paceklik Gol yang Mengundang Kritik
Di atas lapangan, angka memang tak berpihak pada Vinicius. Pemain nomor 7 Real Madrid itu telah menjalani tiga belas pertandingan tanpa mencetak gol, sebuah catatan yang terasa kontras dengan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.
Ekspektasi tinggi di depan gawang membuat setiap peluang yang terbuang terasa semakin disorot. Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan apakah performanya benar-benar seburuk yang terlihat.
Xabi Alonso beberapa kali menegaskan bahwa Vinicius sebenarnya nyaris mencetak gol dalam beberapa pertandingan penting, termasuk saat menghadapi Olympiacos di Liga Champions. Detail kecil dan momen krusial kerap menjadi pembeda antara pujian dan kritik.
Masih ada waktu bagi Vinicius untuk membalikkan keadaan. Sepak bola selalu tentang momentum, dan satu penampilan gemilang bisa dengan cepat menghapus ingatan tentang cemoohan. Konsistensi dan ketajaman di laga-laga besar akan menjadi kunci utama.
Masa Depan yang Belum Pasti
Di luar lapangan, situasi Vinicius juga tak kalah kompleks. Masa depannya di Real Madrid masih belum sepenuhnya jelas.
Kontrak sang pemain akan berakhir pada 2027, dan Florentino Pérez dikabarkan siap menjualnya pada musim panas mendatang jika tidak ada perpanjangan kontrak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
