Liga Arab Saudi masih bermimpi mendatangkan Vinicius Jr. (ig @vinijr)
JawaPos.com - Alaves harus menelan kekalahan tipis 1-2 dari Real Madrid dalam laga yang sarat ketegangan dan penuh momen krusial. Meski sempat memberi perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan, tim tuan rumah akhirnya harus menerima kenyataan pahit pulang tanpa poin.
Namun, yang paling menyita perhatian usai laga bukan hanya soal skor akhir. Sebuah insiden di menit-menit akhir yang melibatkan Vinicius Jr kembali memantik perdebatan, baik di kubu Real Madrid maupun Alaves.
Berbicara kepada DAZN, pelatih kepala Alaves Eduardo Coudet secara terbuka mengomentari keputusan wasit terkait momen tersebut. Dari sudut pandangnya, hasil akhir dari insiden itu seharusnya bisa berbeda.
“Pilihannya antara penalti atau kartu kuning kedua untuk Vinicius. Kami selalu melihat semuanya menguntungkan kami, tetapi wasitlah yang harus memutuskan,” ungkap sang pelatih.
Meski demikian, Coudet tidak sepenuhnya ingin menjadikan kontroversi wasit sebagai fokus utama. Ia justru menyesalkan kegagalan timnya memaksimalkan momentum setelah berhasil mencetak gol penyama kedudukan.
“Sayang sekali. Saya merasa kecewa setelah berusaha keras dan membuat Madrid kesulitan. Dalam pertandingan seperti ini, Anda harus menyelesaikannya, dan kami tidak bisa melakukannya. Tetapi tim bermain dengan baik, dan kami harus terus bekerja keras,” tambahnya.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh gelandang Alaves, Antonio Blanco. Ia menilai kekalahan timnya lebih disebabkan oleh detail kecil yang terlewat di momen-momen penting.
“Tim sudah berusaha keras, tetapi dalam dua kesempatan ketika kami kehilangan fokus, mereka mencetak dua gol,” ujar sang pemain.
“Kami tahu kami harus mewaspadai mereka karena mereka memiliki pemain-pemain yang sangat cepat di lini depan. Kami sedikit kurang tenang di sepertiga akhir lapangan sehingga gagal mencetak gol.”
Terkait insiden Vinicius di menit akhir, Blanco memilih bersikap lebih hati-hati. Ia mengakui sulit menilai situasi tersebut secara langsung karena tempo permainan yang sangat cepat.
“Semuanya terjadi sangat cepat, dan saya tidak tahu apakah ada kontak atau tidak. Jika mereka tidak meniup peluit, itu karena memang tidak ada kontak. Kita harus menonton tayangan ulangnya.”
Bagi Blanco secara pribadi, laga ini juga memiliki makna tersendiri. Ia menghadapi Real Madrid, klub tempat ia menghabiskan sebagian fase penting dalam kariernya.
“Selalu istimewa untuk bermain melawan Real Madrid. Sekarang saya fokus pada Alaves dan saya ingin terus menambah menit bermain di tahun yang saya harap akan menjadi tahun penting,” tutupnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
