Franco Mastantuono. (Istimewa)
JawaPos.com - Franco Mastantuono memang belum berada dalam fase terbaiknya bersama Real Madrid. Namun, situasi perlahan tampak berubah, dan keberuntungan seolah mulai kembali berpihak pada gelandang muda asal Argentina tersebut. Setelah cukup lama menepi, pintu untuk kembali tampil kini mulai terbuka.
Mastantuono sebenarnya sudah pulih dari masalah pubalgia yang mengganggunya. Meski begitu, ia hanya menjadi penonton dari bangku cadangan dalam empat laga beruntun: melawan Girona, Athletic Club, Celta Vigo, dan Manchester City.
Xabi Alonso menilai sang pemain belum sepenuhnya mencapai kebugaran ideal, sehingga belum diberi menit bermain. Namun, kalender kompetisi memberi sinyal positif.
Menurut laporan AS, Mastantuono berpeluang kembali memperjuangkan tempatnya di tim utama lewat ajang Copa del Rey.
“Melawan Talavera, dari Primera RFEF (Divisi Pertama Spanyol), di babak 32 besar, tim cadangan Real Madrid diperkirakan akan diturunkan, dan Mastantuono seharusnya masuk dalam susunan pemain tersebut,” tulis laporan tersebut.
Berusaha merebut kembali panggung
Laga Copa del Rey ini menjadi kesempatan emas bagi Mastantuono untuk kembali mencuri perhatian. Saat ini, ia jelas bukan pilihan utama di skuad Real Madrid.
Padahal, di awal musim, namanya sempat masuk jajaran inti setelah menjadi starter dalam empat dari enam laga liga pertama dan dua pertandingan awal Liga Champions.
Cedera pubalgia yang ia alami menjadi titik balik. Masalah tersebut sebenarnya sudah muncul sejak Piala Dunia Antarklub FIFA, ketika ia masih membela River Plate. Istirahat beberapa pekan membantu meredakan nyeri, setidaknya untuk sementara, dan kini kondisinya terus membaik.
Selain faktor kebugaran, situasi tim juga mendukung. Real Madrid diperkirakan menurunkan tim lapis kedua saat menghadapi Talavera, membuka peluang Mastantuono tampil sejak awal.
Kepergian Brahim Diaz ke Piala Afrika setelah laga melawan Alaves, yang kemungkinan membuatnya absen hingga pertengahan Januari, turut mengurangi persaingan di lini serang.
Di sisi lain, Alonso kembali menggunakan skema tiga penyerang saat melawan Manchester City, dan hasilnya cukup menjanjikan. Jika sistem ini dipertahankan, peluang Mastantuono untuk mendapatkan menit bermain jelas semakin besar.
Jimat keberuntungan Xabi Alonso
Ada satu fakta menarik yang sulit diabaikan Alonso. Saat Mastantuono masuk starting XI, Real Madrid selalu menang. Total ada sembilan kemenangan dari sembilan laga yang ia mainkan sejak awal.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
