
Pelatih Newcastle United Eddie Howe. (Instagram.com/nufc)
JawaPos.com - Eddie Howe bertekad untuk membangun momentum positif bagi Newcastle United saat mereka bersiap menghadapi rival mereka, Sunderland, dalam derby Tyne/Wear yang dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 14 Desember, pukul 21.00 WIB.
Ini merupakan pertemuan pertama kedua tim di Liga Inggris sejak tahun 2016, dan saat ini hanya terpaut satu poin di klasemen. Newcastle saat ini berada di posisi ke-12 dan menunjukkan performa yang cukup baik dengan tidak terkalahkan dalam empat pertandingan liga terakhir mereka.
Meski mereka memasuki pertandingan ini setelah hasil imbang 2-2 melawan Bayer Leverkusen di Liga Champions, di mana mereka kebobolan gol di menit-menit akhir, tim asuhan Howe tetap optimis. Dengan waktu persiapan yang terbatas, Howe harus menghadapi tantangan cedera, tetapi dia mengisyaratkan kemungkinan untuk menurunkan susunan pemain yang sama.
"Saya rasa tim yang sama bisa mengulanginya lagi," ungkap Howe setelah pertandingan sebelumnya.
"Namun, saya harus membuat keputusan itu berdasarkan perasaan masing-masing pemain. Dan, tentu saja, kami memiliki skuad yang sangat bagus yang menunggu kesempatan mereka. Jadi, perubahan juga bisa menjadi hal yang membantu kita," katanya.
Sementara itu, Sunderland telah menunjukkan performa mengesankan sejak kembali ke Liga Premier, meskipun mereka mengalami kekalahan 3-0 dari Manchester City pada akhir pekan lalu yang membuat mereka turun ke peringkat kesembilan. Awal yang solid bagi Sunderland banyak dipengaruhi oleh performa kandang yang kuat, di mana mereka belum pernah kalah di Stadium of Light menjelang kedatangan Newcastle.
Namun, mereka menghadapi beberapa masalah, termasuk risiko skorsing terhadap Granit Xhaka dan Noah Sadiki, yang menurut pelatih Regis Le Bris, mempengaruhi performa tim. "Itu adalah bagian dari masalahnya," katanya kepada Sky Sports.
"Kami bermain dengan dua gelandang dengan intensitas 60 persen hingga 70 persen, yang tidak efektif. Namun, setelah pekan yang baik seperti mengalahkan Bournemouth dan bermain imbang dengan Liverpool, penting untuk diingat bahwa kami akan menghadapi derby penting di kandang sendiri."
Menariknya, Sunderland tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan liga terakhir mereka melawan Newcastle (W6 D3). Ini adalah derby Tyne/Wear pertama sejak hasil imbang 1-1 di St James' Park pada Maret 2016. Newcastle juga memiliki catatan buruk dalam tiga pertandingan tandang liga terakhir mereka melawan Sunderland, dengan lebih banyak kekalahan dibandingkan 21 kunjungan sebelumnya (W6 D13 L2). Mereka belum pernah kalah empat kali berturut-turut di kandang Sunderland sebelumnya.
Namun, Sunderland harus mengingat bahwa mereka kalah dalam derby terakhir melawan Newcastle di semua kompetisi, dengan skor 3-0 di pertandingan putaran ketiga Piala FA pada Januari 2024. Di sisi lain, Newcastle telah memenangkan tiga dari empat pertandingan Liga Inggris terakhir mereka (D1), sama banyaknya dengan kemenangan yang mereka raih dalam 13 pertandingan sebelumnya (D3 L7). Kemenangan 4-1 atas Everton dalam laga tandang terakhir mereka mengakhiri rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan di laga tandang (D4 L5).
Bersama Arsenal, Sunderland menjadi salah satu dari dua tim yang masih belum terkalahkan di kandang sendiri di Liga Inggris musim ini (W4 D3) dan berhasil memenangkan pertandingan terakhir mereka dengan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Bournemouth 3-2. Pertandingan derby ini dipastikan akan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar kedua tim.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
