
Pelatih Enzo Maresca soroti kurang tajam pemain Chelsea di sepertiga akhir. (Instagram/@maresca)
JawaPos.com - Enzo Maresca menegaskan Chelsea harus berbuat lebih baik setelah rentetan tanpa kemenangan mereka berlanjut menjadi empat pertandingan di semua kompetisi dengan kekalahan 2-1 dari Atalanta di Liga Champions.
"Di babak pertama, kami mengendalikan permainan. Setelah gol pertama yang kami terima, kami sedikit kehilangan kendali atas permainan. Kami bermain setiap dua hari sekali, dan mungkin kami terlihat sedikit kesulitan," kata Maresca kepada UEFA.
Chelsea membiarkan keunggulan mereka sirna setelah Joao Pedro membawa mereka unggul di babak pertama, dengan Charles De Ketelaere memberikan assist dan mencetak gol untuk membalikkan keadaan bagi Atalanta di babak kedua.
"Kami hanya ingin menang secepat mungkin. Kami mencoba bermain agresif. Saat kami kebobolan 1-1, mungkin dinamika permainan sedikit berubah," sambungnya.
Ini berarti The Blues kini telah menjalani lima pertandingan tandang tanpa kemenangan di Liga Champions (1 seri, 4 kalah) untuk pertama kalinya sejak Februari 2012 (lima), dengan Maresca menjadi pelatih Chelsea ketiga yang gagal memenangkan satu pun dari tiga pertandingan tandang pertamanya di kompetisi ini.
Dan sebelum pertandingan ini, Chelsea tak terkalahkan dalam 41 pertandingan di kompetisi utama UEFA ketika unggul di babak pertama (W37 D4), ini mengakhiri rekor yang dimulai sejak September 2013.
Sebelum rentetan tanpa kemenangan saat ini, Chelsea tidak terkalahkan dalam enam pertandingan, dan Maresca mengakui bahwa ia sedikit khawatir dengan performa mereka saat ini.
"Saya selalu khawatir. Dua poin dalam empat pertandingan bukanlah yang kami harapkan, dan kami harus berbuat lebih baik."
Joao Pedro menjadi pemain Brasil ketujuh yang mencetak gol di Liga Champions untuk Chelsea, dengan Arsenal menjadi satu-satunya klub Inggris yang memiliki pencetak gol terbanyak (sembilan).
Namun, ia mendesak Chelsea untuk belajar dari penampilan mereka setelah mereka melewatkan kesempatan untuk masuk ke delapan besar.
"Kami kecewa karena kami datang ke sini untuk menang," katanya kepada TNT Sports. "Kami memulai dengan baik, mencetak gol pertama, dan kami memberi peluang kepada tim lawan. Mereka adalah tim yang sulit," beber Enzo.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
