Para pemain Arsenal merayakan gol ke gawang Brentford. (Instagram/@Arsenal)
JawaPos.com - Arsenal sukses menjauhi Manchester City di puncak klasemen sementara Liga Inggris musim ini setelah mengalahkan Brentford 2-0 di Stadion Emirates Kamis (4/12) dini hari WIB.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan rahasia keberhasilan taktik rotasi pemainnya sehingga bisa meraih kemenangan meski tidak memainkan penggawa yang sudah sering masuk dalam starting eleven.
Menurut mantan asisten Pep Guardiola itu, beberapa pemain yang dimainkan meski sebelumnya jarang masuk starting line-up, sukses menampilkan permainan yang prima sesuai dengan game plan yang diterapkan Arteta. Salah satu contohnya adalah Ben White.
“Ben tidak memiliki banyak menit bermain karena Jurrien (Timber) sedang bagus-bagusnya, dan sebelum itu, karena ia cedera. Namun, sikapnya begitu luar biasa setiap hari. Maka, saat Anda harus bermain dan memperlihatkan level, Anda melakukannya karena telah siap," ungkap Arteta seperti dikutip dari Antara.
Perubahan posisi pemain yang diterapkan Arteta juga turut menjadi kunci kemenangan The Gunners atas Brentford.
“Kami terpaksa melakukan perubahan pada pertandingan ketika Cristhian Mosquera digantikan Jurrien di posisi bek tengah. Meski ada perubahan, kami tetap mempertahankan catatan clean sheet, sesuatu yang memperlihatkan keteguhan dan kemampuan skuad kami mengatasi setiap tantangan,” tegasnya.
Selain Ben White, penggawa lain yang mendapat kesempatan bermain setelah absen di antaranya Noni Madueke dan Martin Odegaard yang baru pulih dari cedera, dan sukses menampilkan permainan terbaik mereka.
Madueke bahkan turut berperan dalam gol yang dicetak Mikel Merino. Hal itu membuat Arteta cukup senang dengan kemenangan ini.
“Saya sangat gembira. Ini adalah contoh-contoh yang dibutuhkan skuad, dampak yang mereka miliki di tim,” tutur mantan pemain Arsenal itu.
Ia juga memuji performa kiper David Raya, sehingga The Gunners bisa kembali mencatatkan clean sheet setelah empat laga terakhir selalu kebobolan.
"Hari ini seharusnya kami kebobolan jika bukan karena David (Raya) dan penyelamatannya. Selain itu, saya rasa kami tidak banyak memberi peluang,” pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
