Bruno Guimares. (Istimewa)
JawaPos.com - Kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes mengungkapkan bahwa sangat tidak dapat diterima bagi timnya untuk kebobolan gol penyeimbang di menit-menit terakhir, saat mereka bermain imbang 2-2 melawan Tottenham Hotspur pada hari Rabu (4/12) dini hari.
Pertandingan yang berlangsung di St James' Park itu menjadi sorotan setelah tim asuhan Eddie Howe gagal meraih tiga poin penuh ketika Cristian Romero mencetak gol penyama kedudukan pada menit kelima tambahan waktu.
Musim ini, Newcastle menjadi salah satu tim yang paling sering kebobolan gol di menit-menit akhir, dengan total lima gol, hanya kalah dari Leeds United yang mencatat enam gol. Dari lima gol tersebut, tiga di antaranya telah mengubah hasil akhir pertandingan, yang semakin menambah frustrasi bagi Guimaraes dan rekan-rekannya.
Gol penyeimbang yang dicetak Spurs terjadi setelah mereka juga mengalami kekalahan di menit-menit akhir sebelumnya melawan Liverpool dan Arsenal. Hal ini membuat Guimaraes merasa sangat kecewa. "Sulit untuk mengatakan apa pun tentang pertandingan ini," ungkap kapten The Magpies tersebut, yang mencetak gol pembuka setelah diturunkan sebagai pemain pengganti di babak pertama, kepada Sky Sports.
"Kami pulang dari sini hari ini dengan perasaan sangat tidak senang. Bola memantul di kotak penalti dan tidak ada yang merebutnya, termasuk saya sendiri."
Ia merasa sangat negatif tentang hasil pertandingan ini dan menegaskan bahwa kebobolan di akhir laga adalah hal yang tidak dapat diterima.
"Saya akan mengubah segalanya tentang tujuan saya demi meraih tiga poin. Saya tidak bisa pulang dengan bahagia hari ini," tambahnya. Ia juga mengingatkan bahwa ini bukanlah pertama kalinya timnya kebobolan di menit-menit akhir, dan masalah ini perlu segera diatasi.
"Tidak sehat bagi kami untuk kebobolan di menit-menit akhir. Menurut saya, kami lebih baik dari mereka, jadi kami pulang dengan perasaan kecewa malam ini." Saat ini, Newcastle merupakan tim yang kehilangan poin terbanyak dari posisi unggul di Liga Inggris, dengan total 11 poin, sama dengan Brentford.
Di pertandingan tersebut, The Magpies sempat unggul dua kali, dimulai dengan gol pertama dari Guimaraes, diikuti oleh penalti yang dieksekusi oleh Anthony Gordon. Namun, gol sundulan Romero membuat suasana St James' Park menjadi hening saat pertandingan hampir berakhir.
Pelatih kepala Eddie Howe juga merasakan kekecewaan yang sama terkait gol penyeimbang di menit-menit akhir. Ia menyatakan, "Kami tidak dalam performa terbaik hari ini, tetapi kami berjuang untuk mencapai posisi yang kami inginkan." Howe merasa timnya seharusnya bisa mempertahankan keunggulan tersebut, meskipun ia mengakui bahwa mereka belum bermain maksimal.
Ia menambahkan, "Kami punya beberapa peluang bagus, gol datangnya lambat. Kami berjuang keras di babak pertama, kiper mereka melakukan beberapa penyelamatan yang sangat bagus." Howe menekankan pentingnya perbaikan di area pertahanan, terutama dalam situasi-situasi set-piece yang sering kali menjadi masalah bagi timnya.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
