Federico Valverde (Instagram @fedevalverde)
JawaPos.com - Real Madrid tengah menghadapi periode yang aneh. Tim kehilangan ritme, persatuan antarpemain memudar, dan performa menurun drastis.
Dari lima pertandingan terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan dan mengalami tiga hasil imbang beruntun di La Liga. Suasana di ruang ganti pun menjadi tegang.
Di tengah ketegangan itu muncul nama yang sebelumnya jarang tersorot: Federico Valverde. Ada perbincangan serius di ruang ganti yang menyinggung kondisi dan komitmen gelandang asal Uruguay ini.
Melansir El Nacional, beberapa pemain menilai Valverde tidak berada dalam kondisi 100%. Ia tidak menekan, tidak maju, dan performanya seolah sengaja diirit.
Lebih mengejutkan, beberapa sumber percaya ia menjadi bagian dari kelompok yang ingin Xabi Alonso berhenti dari jabatannya sebagai pelatih Real Madrid.
Ketegangan antara Valverde dan Alonso semakin terasa. Masalah dimulai ketika Valverde menolak bermain sebagai bek sayap, yang memunculkan keraguan mengenai loyalitasnya.
Insiden lain yang mencuat terjadi saat laga melawan Kairat Almaty, di mana kamera menangkap Valverde tampak tidak melakukan pemanasan, terlihat kurang fokus, dan seolah tidak ingin berada di lapangan. Perilaku ini meninggalkan kesan buruk di mata rekan satu tim dan staf pelatih.
Kembalinya Trent Alexander-Arnold membawa Valverde ke posisi lini tengah favoritnya. Namun, performanya tetap menurun.
Ia tidak lagi menguasai permainan, gagal menekan lawan, dan tidak menunjukkan energi yang selama ini membuatnya menjadi kekuatan penting tim. Banyak orang menilai ini sebagai titik terendahnya di Real Madrid sejauh ini.
Sebuah teori mulai beredar di ruang ganti: Valverde dianggap bagian dari kelompok yang mengkritik Alonso, menilai sang manajer kehilangan kendali atas skuad, dan percaya bahwa Real Madrid akan lebih baik tanpa Alonso.
Ketidakpuasan ini mulai memengaruhi keseharian tim. Beberapa pemain merasa Valverde tidak membantu, terutama saat tim sangat membutuhkan komitmen dan kerja sama penuh.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
