Lamine Yamal. (AP Photo/Joan Monfort)
JawaPos.com – Winger muda berbakat Barcelona, Lamine Yamal, menyatakan bahwa dia tidak berambisi untuk menjadi penerus Lionel Messi. Pemain berusia 18 tahun ini lebih memilih untuk berkonsentrasi pada pengembangan kariernya sendiri di dunia sepak bola.
Yamal sering kali dibandingkan dengan legenda klub, Messi, yang baru saja membantu Inter Miami mencapai final Piala MLS pada akhir pekan lalu. Perbandingan ini muncul karena keduanya merupakan lulusan akademi La Masia sebelum melanjutkan ke tim senior, serta keduanya beroperasi di posisi sayap kanan.
Selain itu, mereka juga memiliki beberapa kesamaan dalam gaya permainan yang membuat perbandingan tersebut menjadi wajar. Namun, Yamal, yang baru-baru ini menempati posisi kedua dalam perolehan suara Ballon d'Or, penghargaan yang diraih Messi sebanyak delapan kali, ingin menjauh dari label tersebut.
"Saya tahu pertanyaan itu (perbandingan Yamal dengan Messi) akan selalu muncul," ungkap Yamal saat menghadiri acara CBS 60 Minutes ketika ditanya mengenai perbandingannya dengan La Pulga.
Dia menambahkan, "Pada akhirnya, saya menghormatinya (Messi) atas apa yang telah ia lakukan (untuk Barcelona), atas apa yang ia lakukan bagi sepak bola. Jika kami bertemu di lapangan, akan ada rasa saling menghormati karena kami adalah pemain, dan bagi saya, ia adalah yang terbaik dalam sejarah."
Yamal melanjutkan, "Ia juga tahu saya seorang pemain dan saya menghormatinya, jadi ini adalah rasa saling menghormati. Kami berdua tahu saya tidak ingin menjadi Messi, dan saya tahu Messi juga tidak ingin (seseorang) menjadi dirinya."
Dia menegaskan bahwa dia ingin mengikuti jalannya sendiri dan tidak berencana untuk bermain seperti Messi atau mengenakan nomor punggung 10 yang pernah dipakai oleh sang legenda.
Dia juga mengungkapkan bahwa dia terinspirasi oleh pemain lain seperti Luka Modric. "Mereka adalah pemain yang saya sukai, dan itu tampak lebih menarik daripada menggiring bola (secara individu) karena (menjadi pengumpan) lebih cerdik," tambahnya.
Meski hingga saat ini, Yamal dan Messi belum pernah bertemu di lapangan, ada kemungkinan mereka akan saling berhadapan pada musim panas mendatang saat Piala Dunia diadakan, di mana tim nasional Spanyol dan Argentina telah memastikan tempat untuk berkompetisi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
