
Thomas Frank (Bein Sports)
JawaPos.com - Manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank, yang saat ini sedang menghadapi kritik, mengungkapkan bahwa timnya sangat membutuhkan dukungan dari para penggemar menjelang pertandingan melawan Newcastle United yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (3/12) pukul 03.15 WIB. Ia menyatakan bahwa mereka yang mencemooh Guglielmo Vicario pada pertandingan terakhir bukanlah penggemar sejati.
Spurs kembali mengalami kekalahan di kandang mereka setelah takluk 1-2 dari Fulham, di mana mereka kebobolan dua gol dalam waktu enam menit pertama. Dalam pertandingan tersebut, Vicario menjadi sasaran kritik tajam dari para penggemar setelah melakukan kesalahan fatal yang berujung pada gol Harry Wilson, di mana ia gagal melakukan sapuan dengan baik saat berlari keluar dari area gawangnya.
Thomas Frank menegaskan bahwa para penggemar yang mencemooh pemain asal Italia itu tidak memiliki kepentingan terbaik bagi tim. Namun, ia juga berusaha untuk menenangkan situasi menjelang laga di Tyneside. "Seperti yang saya katakan setelah pertandingan, saya sepenuhnya memahami rasa frustrasinya. Jika Anda tidak menang, rasa frustrasi akan selalu ada. Itu normal, itu bagian dari rasa frustrasi," ujarnya.
Ia menambahkan, "Terutama karena kami belum menang sebanyak yang kami inginkan di kandang sendiri, tidak hanya tahun ini tetapi juga dalam periode terakhir, mungkin selama bertahun-tahun, mungkin lebih lama lagi." Rasa frustrasi ini, menurut Frank, semakin meningkat dan menjadi hal yang wajar. Sebagai manajer, ia merasa bertanggung jawab untuk menjaga ketenangan dan membantu tim melihat situasi dengan cara yang lebih konstruktif.
Frank menekankan pentingnya peran penggemar dalam kesuksesan klub, "Kami bukan apa-apa tanpa penggemar. Tidak ada klub yang berarti tanpa penggemar. Tottenham Hotspur bukan apa-apa tanpa penggemar kami yang fantastis." Ia juga menekankan bahwa saling membutuhkan adalah kunci untuk membangun tim yang kuat. "Jika Anda ingin membangun benteng, itu hanya bisa dilakukan bersama-sama. Para penggemar, tim, dan saya. Tugas saya adalah memastikan kami melakukan segala yang kami bisa untuk tampil, tetapi kami harus melakukannya bersama-sama. Di situlah Anda menciptakan tempat yang sulit untuk bermain."
Di sisi lain, Newcastle United juga memiliki 18 poin yang sama dengan Spurs di klasemen Liga Inggris setelah meraih kemenangan 4-1 atas Everton di Stadion Hill Dickinson pada akhir pekan lalu. Manajer Eddie Howe berharap timnya dapat menemukan keseimbangan setelah mengalami awal musim yang tidak konsisten. Ia mengatakan, "Sangat penting bagi kami untuk menemukan konsistensi yang kami cari."
Howe juga menambahkan, "Rasanya kita seperti berpindah-pindah antara Liga Champions dan Liga Inggris, tetapi belum menemukan titik ideal yang kita cari. Semoga ini titik baliknya." Ia menyadari bahwa setiap lawan yang dihadapi di Liga Inggris sangat sulit, dan kini mereka akan menghadapi Tottenham, sebuah tim yang memiliki kekuatan tersendiri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
