Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 November 2025 | 23.10 WIB

Bos Barcelona Hansi Flick Sesali Kepergian Inigo Martinez

Hansi Flick disebut menyesal melepas Inigo Martinez pada musim panas lalu (Instagram @inigomartinez) - Image

Hansi Flick disebut menyesal melepas Inigo Martinez pada musim panas lalu (Instagram @inigomartinez)

JawaPos.com - FC Barcelona kembali jadi sorotan musim ini, dan sayangnya bukan karena permainan indah mereka. Lini belakang Blaugrana terlihat mudah ditembus, terutama dengan garis pertahanan tinggi yang selama ini jadi identitas permainan mereka. 

Perangkap offside yang dulu jadi andalan kini menjadi senjata makan tuan.

Contoh paling segar? Kekalahan 3-0 dari Chelsea di Stamford Bridge, yang membuat pertahanan Barça terlihat seperti pintu otomatis tanpa sensor. 

Chelsea membongkar lini belakang mereka dengan sangat mudah, dan hasil itu kembali membuka diskusi soal absennya salah satu figur kunci musim lalu.

Flick Rindu Inigo Martinez

Menurut laporan SPORT, manajer Barcelona Hansi Flick sebenarnya tidak senang dengan hengkangnya Inigo Martinez pada musim panas, meski ia tidak akan pernah mengakuinya di depan umum. 

Bek veteran asal Spanyol itu pindah ke Al-Nassr, dan sejak itu Barcelona kehilangan salah satu pemimpin paling penting di lini belakang mereka.

Inigo bukan hanya sekadar bek tambahan. Musim lalu, pemahamannya soal taktik, terutama dalam hal koordinasi garis tinggi dan perangkap offside, sangat vital. Ia adalah "otak" kecil yang memastikan seluruh barisan bergerak serempak, tidak asal naik-turun.

Kemampuannya memainkan bola dari belakang juga memberi dimensi ekstra bagi Barcelona, membantu transisi mereka tetap bersih dan cepat.

Masalah Musim Ini: Minim Figur Leader di Belakang

Tanpa Inigo, lini pertahanan Barça terasa compang-camping. Pau Cubarsi terpaksa mengambil peran besar di usia 18 tahun. Meski tampil luar biasa untuk pemain seusianya, mengandalkan remaja sebagai pemimpin lini belakang tentu bukan rencana ideal.

Eric Garcia sebenarnya tampil baik saat diturunkan sebagai bek tengah. Namun Flick sering kali memindahkannya ke bek kanan atau lini tengah karena kebutuhan taktis, membuat Cubarsi terus berganti pasangan tanpa stabilitas.

Dan dalam sistem pertahanan tinggi, chemistry dan koordinasi adalah segalanya. Tanpa keduanya, lawan akan mendapatkan pesta peluang seperti yang dilakukan Chelsea.

Rencana Barcelona: Cari Bek Baru di 2026

Melihat kondisi saat ini, tidak mengejutkan jika Barcelona memprioritaskan pembelian bek tengah pada musim panas 2026. Beberapa nama sudah dikaitkan sejak sekarang mulai dari Nico Schlotterbeck hingga Dayot Upamecano.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore