Pep saat menangis, masa depannya di Manchester City jadi sorotan usai hasil buruk awal musim. (Football365)
JawaPos.com – Pep Guardiola mengakui bahwa ia telah bersikap terlalu baik kepada para pemain yang berada dalam rotasi setelah ia memutuskan untuk melakukan sepuluh perubahan dalam susunan tim inti. Keputusan tersebut berujung pada kekalahan mengejutkan Manchester City dengan skor 0-2 dari Bayer Leverkusen pada Rabu (26/11) dini hari WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Etihad, The Citizens mengalami kekalahan di babak penyisihan grup Liga Champions untuk pertama kalinya sejak tahun 2018. Dua gol dari Alejandro Grimaldo dan Patrik Schick menjadi penyebab utama kekalahan tersebut.
Guardiola juga menyebutkan bahwa ia merasa terlalu berlebihan dalam melakukan rotasi pemain. Dia mengisyaratkan bahwa sebagai pelatih, dia seharusnya lebih tegas dalam menempatkan pemain cadangan ke dalam susunan sebelas utama.
"Terlalu banyak perubahan (di starting line-up). Mungkin terlalu berlebihan, melihat hasilnya (kalah 0-2). Saya bertanggung jawab, tetapi saya melihatnya dan saya ingin semua orang terlibat," ungkap pelatih asal Catalunya itu.
"Ketika Anda seorang pemain sepak bola dan tidak bermain selama lima, enam, tujuh pertandingan berturut-turut, itu sulit (melakukan penyesuaian), tetapi mungkin itu terlalu berlebihan (dalam memasukkan 10 pemain rotasi)."
Guardiola menambahkan, "Saya selalu suka bersikap terlalu baik dan melibatkan semua orang (dalam tim). (Tetapi) Itu tidak berhasil dan kita harus menerimanya. Ini pertama kalinya dalam hidup saya melakukan hal itu, dan rasanya terlalu berat."
Meski mengalami kekalahan, Guardiola optimis. Dia menyatakan, "Kami masih punya tiga pertandingan (di Liga Champions) dan kita lihat saja nanti. Saya tidak mengantisipasi apa yang akan terjadi di masa depan. Sekarang, jangan banyak bicara, bersihkan pikiran kita, dan pergi ke Leeds (akhir pekan ini)."
Di kompetisi Liga Champions yang bergengsi ini, Erling Haaland dan rekan-rekannya masih memiliki beberapa pertandingan penting. Mereka akan menghadapi Bodo/Glimt dan Galatasaray pada bulan Januari mendatang, serta terbang ke ibu kota Spanyol untuk bertanding melawan Real Madrid pada pertengahan bulan depan.
Peluang Manchester City untuk mengamankan satu tiket ke babak 16 besar masih terbuka lebar. Mereka akan berusaha menyapu bersih semua laga tersisa dengan kemenangan, mengingat saat ini mereka berada di peringkat keenam dengan koleksi 10 poin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
