Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 November 2025 | 03.05 WIB

Trent Alexander-Arnold Belum Tampil Maksimal di Real Madrid, Dianggap Jadi Rekrutan Terburuk di Musim Panas Lalu

Trent Alexander-Arnold Belum Tampil Maksimal di Real Madrid

JawaPos.com - Real Madrid berharap Trent Alexander-Arnold bisa cepat menyatu dengan ritme permainan di Santiago Bernabéu. Keyakinan itu terlihat ketika ia kembali masuk dalam starting XI melawan Elche. 

Tapi begitu peluit babak pertama berbunyi, skenarionya langsung berubah. Pemain internasional Inggris yang datang dengan sorotan besar itu justru kembali meninggalkan lapangan dengan ekspresi frustrasi seakan tahu bahwa sorotan kritik mengarah tepat padanya.

Optimisme yang menyertai kedatangannya perlahan berubah menjadi tanda tanya besar. Para Madridistas mulai gelisah, sebab performa yang diharapkan belum juga terlihat.

Malam yang Berubah Jadi Petaka

Alih-alih menunjukkan adaptasi cepat sebagai bek kanan modern ala Los Blancos, permainan Alexander-Arnold masih jauh dari stabil. Ia kerap terburu-buru saat menguasai bola, terlalu mengandalkan crossing, dan kalah dalam beberapa duel kunci.

Setiap pemain baru memang butuh waktu, tapi kesempatan yang ia dapatkan sejauh ini tidak sedikit. Laga melawan Elche seharusnya menjadi panggung pembuktian, sebuah momen untuk menegaskan bahwa ia siap mengambil alih sayap kanan Madrid. Namun kenyataannya, itu justru menjadi malam yang menambah daftar keragu-raguan.

Melansir AS, TAA tercatat kehilangan bola 25 kali, angka yang mengejutkan. Belum ada pemain Real Madrid yang mencatat jumlah sebesar itu sejak Vinícius Jr. kehilangan 33 penguasaan bola melawan Athletic Club pada April lalu.

Volume umpan silangnya juga mempertegas masalah. Ia melepaskan 18 crossing, tetapi sebagian besar mudah terbaca. Sebagai perbandingan, Carreras hanya meluncurkan tiga, dan Arda Güler dua. Statistik ini menggambarkan betapa ia mencoba memaksakan solusi yang sama berulang kali tanpa dampak nyata.

Di sisi bertahan, rasa frustrasinya tidak bisa disembunyikan. Setelah Elche mencetak gol pembuka, TAA menendang bola dengan ekspresi marah, tanda jelas ia tahu dirinya kembali jadi pusat kritik. 

Ia sering terjebak di posisi yang salah, kalah langkah, dan gagal melakukan recovery yang biasanya menjadi bagian dari standar seorang bek top.

Semua itu merangkum satu hal: performanya sepanjang musim belum naik ke level yang diharapkan Real Madrid. Para pendukung menunggu turning point, tetapi sejauh ini, yang datang justru tanda tanya baru.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore