
Idrissa Gueye (Instagram.com/iganagueye)
JawaPos.com - David Moyes memberikan dukungan kepada Idrissa Gueye setelah gelandang asal Senegal itu menerima kartu merah akibat memukul wajah rekan setimnya, Michael Keane, saat Everton berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Manchester United.
Gueye diusir dari lapangan 13 menit setelah kick-off di Old Trafford. Namun, Kieran Dewsbury-Hall berhasil mencetak gol kemenangan yang luar biasa sebelum jeda, memastikan The Toffees meraih kemenangan pertama mereka di stadion tersebut sejak tahun 2013.
Setelah gol Dewsbury-Hall pada menit ke-28, Everton tidak mampu menciptakan satu tembakan pun, sementara Manchester United berhasil melepaskan 23 tembakan dengan enam di antaranya tepat sasaran. Kartu merah yang diterima Gueye menambah daftar panjang kartu merah Everton di Liga Inggris, yang kini mencapai total 110 kartu merah, sama dengan Arsenal.
Meskipun insiden tersebut, Moyes tidak merasa terganggu dengan emosi yang ditunjukkan oleh pemainnya. Ia bahkan beranggapan bahwa wasit Tony Harrington seharusnya tidak mengeluarkan kartu merah tersebut. "Kita jarang melihatnya. Kalau saja tidak terjadi apa-apa setelahnya, saya rasa tidak akan ada yang terkejut di stadion," tutur Moyes kepada Sky Sports.
"Saya pikir wasit mungkin perlu waktu lebih lama untuk memikirkannya. Saya pernah diberi tahu bahwa jika Anda menampar pemain Anda sendiri atau membiarkan lengannya tetap di dalam, Anda bisa mendapat masalah, tetapi ada sisi lain dari hal itu. Saya cukup suka pemain saya berkelahi satu sama lain dan merasa kesal satu sama lain."
Menurut Moyes, untuk meraih kemenangan, tim perlu memiliki pemain yang menunjukkan ketahanan dan ketangguhan. "Jika Anda menginginkan tim yang menang, dengan ketahanan dan ketangguhan yang membawa kita pada hasil ini, maka saya pikir Anda harus memiliki pemain yang akan bereaksi seperti itu," katanya. Ia mengakui kekecewaannya terhadap kartu merah yang diterima Gueye, namun menekankan bahwa setiap pemain merasakan kemarahan terhadap rekan satu timnya.
Gueye sendiri telah meminta maaf kepada rekan-rekannya di ruang ganti setelah insiden tersebut. Ia memuji penampilan luar biasa timnya malam itu dan berterima kasih atas dukungan mereka.
Ini menjadi kemenangan pertama Everton di Liga Inggris setelah seorang pemain diusir di babak pertama sejak Agustus 2006, ketika mereka menghadapi Tottenham. Gol yang dicetak Dewsbury-Hall menjadi yang kelima dalam kariernya di Liga Inggris, dan menariknya, itu adalah gol pertamanya yang dicetak dengan kaki kanan, sementara empat gol sebelumnya dicetak dengan kaki kiri.
Dewsbury-Hall memuji reaksi luar biasa dari rekan-rekannya setelah kehilangan satu pemain. "Itu hanya momen kegilaan. Jelas itu bisa dihindari," ungkapnya kepada Sky Sports.
"Idrissa meminta maaf kepada kami semua di babak pertama dan menyampaikan pendapatnya. Hanya itu yang bisa dia lakukan, dan kita bisa melupakannya."
Ia juga menekankan bahwa reaksi tim setelah insiden tersebut sangat luar biasa. "Kami bisa saja mudah terpuruk dan kalah dengan nyaman, tetapi itu mungkin justru membuat kami semakin berkembang sebagai tim," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
