Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 November 2025 | 00.46 WIB

Sadio Mane Ungkap Alasan Tolak Manchester United Sebelum ke Liverpool, Terlalu Banyak Pemain Besar!

Sadio Mane tidak akan tampil untuk Timnas Senegal. (Dok. AP Photo/Sunday Alamba) - Image

Sadio Mane tidak akan tampil untuk Timnas Senegal. (Dok. AP Photo/Sunday Alamba)

JawaPos.com - Sadio Mane mengungkapkan dia menolak transfer ke Manchester United dan Tottenham Hotspur saat memutuskan meninggalkan Southampton. Mane kemudian memilih bergabung dengan Liverpool, dan memainkan peran besar dalam kesuksesan The Reds di bawah asuhan Jurgen Klopp.

Mane menandatangani kontrak dengan Liverpool dari Southampton pada tahun 2016, dengan The Reds membayar 36 juta Poundsterling untuk merekrut penyerang tersebut.

Pemain Senegal tersebut mencetak 120 gol dalam 269 penampilan untuk Liverpool di semua kompetisi, membantu mereka memenangkan Liga Premier, Piala FA, Piala EFL, dan Liga Champions selama enam tahun di Merseyside.

Namun, Mane sebenarnya bisa saja bergabung di rival berat Liverpool, Manchester United.

"Manchester United menghubungi saya saat itu," kata Mane, seperti dikutip ESPN. "Saya sedang berbicara dengan Louis van Gaal. Wayne Rooney ada di sana. Dan Angel Di Maria ada di sana. Dan Memphis Depay ada di sana. Ketika mereka gagal mendapatkan saya, mereka membeli Anthony Martial," tutur pemain berusia 33 tahun ini.

Mane menjelaskan bahwa dia menolak United karena dia merasa kesempatannya akan terbatas.

Mane menambahkan, "Van Gaal menelepon saya dan berkata, 'Mane, apa kabar? Apa yang sedang kamu lakukan?' Dia berkata, 'Saya ingin kamu datang ke Manchester United. Kita lihat saja apa yang terbaik, karena saya tahu kamu pemain bagus dan kamu bisa membantu tim, dan kami juga bisa membantumu menjadi pemain yang lebih baik,'" jelas Mane.

"Lalu saya berkata, 'Oke, jadi pertanyaan saya: kamu punya Depay, kamu punya Rooney, kamu punya Di María, kamu punya Robin van Persie. Jadi, di mana saya akan bermain?' Itulah pertanyaan saya, karena saya ingin bermain," lanjut pemain kelahiran Bambali, Senegal, ini.

"Dia bilang, 'Aku tahu bakatmu, kamu bagus. Tapi kalau kamu latihan dengan baik, memberi kesan yang baik, kamu pasti bisa main.' Tapi saya tidak yakin dengan penjelasannya. Saya sudah bicara dengan pelatih, tapi dia bilang saya akan bermain kalau saya bagus; kalau tidak?" imbuhnya lagi.

Mane mengungkapkan, "Tapi saat itu, saya, bisa dibilang, belum siap. Saya masih muda. Saya masih membutuhkan seseorang untuk lebih membantu saya. Dan satu atau dua tahun lagi untuk menjadi apa yang saya inginkan," terangnya.

Sekarang, di Al-Nassr, Mane juga mengonfirmasi bahwa dia didekati oleh Tottenham sebelum pindah ke Liverpool juga.

Dia berkata, "Saya sudah bertemu dengan Tottenham. Pada saat yang sama, Mauricio Pochettino meneleponnya (agen saya) dan dia berkata, 'Saya ingin Sadio datang ke tempat latihan Tottenham.' Lalu saya pergi ke tempat latihan Tottenham seminggu kemudian. Saya melihat fasilitasnya, bertemu pelatihnya, berbicara dengannya, dan saya merasa lebih yakin daripada proyek Manchester United," pungkas Mane.

"Karena Manchester United, masalahnya adalah terlalu banyak pemain besar," tutup Mane.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore