Para pemain Inter Milan merayakan kesuksesan memenangi Coppa Italia setelah mengalahkan ACF Fiorentina 2-1 di Stadio Olimpico, Roma, kemarin (25/5) dini hari.
JawaPos.com – Inter Milan membuka peluang memenangkan treble winners musim ini. Supercoppa Italiana sudah dalam genggaman pada 19 Januari lalu. Kemarin (25/5) dini hari, Inter sukses mengangkat trofi juara Coppa Italia.
Trofi keempat Inter bersama allenatore Simone Inzaghi itu diraih setelah mengalahkan ACF Fiorentina 2-1 dalam final Coppa Italia di Stadio Olimpico, Roma.
Dua gol Nerazzurri –sebutan Inter– diborong striker Lautaro Martinez pada menit ke-29 dan 37. Satu-satunya gol La Viola (julukan Fiorentina) dicetak winger Nicolas Gonzales pada menit ketiga.
Simo –sapaan akrab Simone Inzaghi– bakal melengkapi treble seandainya mampu membawa Inter mengalahkan Manchester City dalam final Liga Champions di Ataturk Olimpiyat Stadyumu, Istanbul, pada 11 Juni mendatang.
Konfidensi Simo juga bertambah karena Presiden Inter Steven Zhang telah memastikan bahwa pelatih 47 tahun itu bakal menyelesaikan kontraknya hingga 30 Juni 2024. Alias tetap menangani Marcelo Brozovic dkk musim depan.
”Dia (Simo) telah membuat tim ini memiliki mentalitas juara dan itulah yang kami butuhkan di Istanbul,” ucap Zhang kepada La Gazzetta dello Sport.
Dua musim dengan selalu memenangi Supercoppa Italiana dan Coppa Italia adalah capaian bagus Simo. Sejak menjadi allenatore pada 2016, adik kandung Filippo Inzaghi itu total mengoleksi tujuh trofi. Tiga trofi lainnya diraih ketika membesut SS Lazio.
Juga di ajang Supercoppa Italiana (2017 dan 2019) serta Coppa Italia (2018–2019). ”Settebello untuk Simo,” tulis surat kabar La Gazzetta dello Sport.
Settebello merupakan permainan kartu tradisional Italia. Settebello terdiri dari tujuh koin atau tujuh permata keberuntungan. Persis seperti jumlah trofi yang diraih Simo dalam tujuh tahun karier melatihnya.
”Saya cukup beruntung dipercaya menangani tim-tim penting. Di Lazio saya melatih tim usia muda dan tim pertama. Di Inter saya menangani tim terbaiknya,” beber Simo dalam wawancaranya dengan FC Inter News.
Dalam laga kemarin, Simo merasa beruntung karena Inter masih bisa memenangi laga sekalipun gagal melanjutkan tren tak pernah kebobolan dalam laga perebutan trofi sebelumnya. ”Saya beruntung memiliki tim ini,” tandasnya.
Wingback kiri Federico Dimarco mengakui, sukses Inter memenangi Supercoppa Italiana dan Coppa Italia selama dua musim beruntun tidak diraih dengan mudah. Kritik selalu mereka dapatkan di setiap musim. Khususnya ketika Nerazzurri gagal memenangi scudetto Serie A,
”Saat kami dihujani kritik, tidak pernah sedikit pun kami berpikir untuk menyerah dan inilah hasilnya. Kami mampu mempertahankan gelar Supercoppa Italiana dan Coppa Italia,” beber Dimarco kepada Inter TV.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
