Skuad tim Arsenal (Instagram @arsenal)
JawaPos.com – Mikel Arteta memilih untuk tidak melontarkan kritik terhadap para pemain Arsenal setelah timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Sunderland di Stadium of Light.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Senin (10/11), Kepala pelatih Arsenal tersebut sangat jelas terlihat akan rasa frustrasinya karena kemenangan Arsenal di depan mata sirna di menit akhir pertandingan.
Meski begitu, Arteta menilai performa anak asuhnya tetap fenomenal setelah serangkaian hasil positif sebelumnya.
Arsenal sebenarnya hampir memastikan kemenangan melalui gol Bukayo Saka dan Leandro Trossard yang membalikkan keadaan usai gol awal Dan Ballard.
Namun, pada masa tambahan waktu babak kedua, pemain pengganti Sunderland, Brian Brobbey, mencetak gol akrobatik yang memaksa laga berakhir imbang. Hasil tersebut memutus catatan delapan kemenangan beruntun Arsenal tanpa kebobolan di semua kompetisi.
Gol Ballard menjadi tembakan tepat sasaran pertama Sunderland sekaligus gol pertama yang bersarang di gawang Arsenal setelah 812 menit.
Baca Juga: Kebahagiaan Mikel Arteta Sambut Gabriel Jesus Kembali Berlatih Setelah Absen Selama 10 Bulan
Terakhir kali Arsenal kebobolan terjadi pada laga melawan Newcastle United pada bulan September. Arteta pun gagal membawa timnya mencatatkan sebelas kemenangan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2018.
Gol penyeimbang Sunderland juga menjadi yang pertama mengubah hasil laga Arsenal pada menit ke-90 di Premier League sejak September 2024.
Saat itu, John Stones dari Manchester City mencetak gol serupa yang juga mengakhiri laga dengan skor 2-2. Arteta mengaku kecewa atas hilangnya konsentrasi di penghujung pertandingan yang membuat poin penuh melayang.
Meski demikian, Arteta enggan berlarut dalam kekecewaan dan lebih memilih menyoroti sisi positif dari penampilan tim.
Mikel Arteta menilai performa Arsenal tetap luar biasa mengingat tujuh pemain inti sedang cedera dan jadwal pertandingan yang padat.
“Kami telah memenangkan sepuluh laga terakhir, tidak kebobolan, dan tetap tampil konsisten,” ujar Arteta.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
