Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 November 2025 | 17.31 WIB

Allegri Tegaskan Masa Depan Maignan di AC Milan Masih Terbuka

Mike Maignan. (Instagram @magicmikemaignan) - Image

Mike Maignan. (Instagram @magicmikemaignan)

JawaPos.com - Massimiliano Allegri menyampaikan bahwa setiap individu di AC Milan berhak mendapatkan kesempatan untuk meraih masa depan di klub, terutama di tengah beredarnya rumor mengenai kontrak Mike Maignan. Kontrak Maignan dengan Rossoneri saat ini akan berakhir pada tahun 2026, dan pemain asal Prancis ini diperkirakan akan menjadi incaran banyak klub lainnya.

Pemain berusia 30 tahun itu telah mencatatkan enam clean sheet di semua kompetisi pada musim ini, dengan tiga di antaranya diraih di Liga Italia. Menjelang pertandingan yang dijadwalkan pada hari Minggu (9/11) pukul 02.45 WIB di Stadio Ennio Tardini, di mana Milan akan berhadapan dengan Parma yang sedang berjuang untuk menjauh dari zona degradasi, Allegri menekankan bahwa setiap anggota timnya memiliki sesuatu untuk dibuktikan.

Allegri mengungkapkan, "Saya selalu berpesan kepada para pemain bahwa ketika di Milan, kita semua, bukan hanya para pemain, harus bekerja setiap hari dengan penuh semangat untuk menciptakan kondisi yang mendukung tercapainya hasil yang diinginkan, karena kita harus berjuang keras untuk mendapatkan hak mengenakan seragam Milan," seperti yang dilaporkan oleh Milan News.

Dia melanjutkan, "Begitu Anda meninggalkan Milan, rasanya tidak mungkin Anda bisa kembali begitu saja. Maignan adalah penjaga gawang yang hebat, dan klub sedang merencanakan masa depan Milan, jadi Igli Tare dan Giorgio Furlani akan melakukan yang terbaik untuk tim." Allegri juga menekankan pentingnya fokus pada tujuan utama tim, yaitu finis di empat besar agar bisa kembali berpartisipasi dalam Liga Champions.

Saat ini, Milan berada di posisi ketiga klasemen, hanya terpaut satu poin dari Napoli, yang merupakan pemegang Scudetto. Di sisi lain, Parma saat ini terjebak di posisi ke-17, dengan hanya mengumpulkan tujuh poin dari 10 pertandingan yang telah dilalui, dan hanya satu poin di atas zona degradasi. Dua tim di bawah Parma, Verona dan Fiorentina, masih belum meraih kemenangan di musim ini.

Dalam sejarah pertemuan Liga Italia, Milan telah memenangkan 30 dari 56 pertandingan melawan Parma (S14 K12), dengan hanya Roma yang lebih sering mengalahkan Parma (36 kali). Rossoneri juga berhasil meraih tujuh kemenangan dari 10 pertemuan terakhir di Liga Italia melawan Parma (S2 K1), dan mereka selalu mencetak gol dalam 18 pertandingan terakhir melawan Parma di kompetisi ini, dengan total 42 gol dan rata-rata 2,3 gol per pertandingan. Ini merupakan rekor gol terpanjang yang dicatatkan AC Milan di Liga Italia, menyamai rekor yang mereka raih saat melawan Catania.

Musim ini, AC Milan hanya kebobolan tujuh gol di Liga Italia. Hanya sekali sejak musim 1994/1995, Rossoneri kebobolan lebih sedikit gol setelah 10 pertandingan Liga Italia, yaitu pada musim 2003/2004 dengan hanya empat gol. Sementara itu, Parma hanya berhasil mencetak lima gol di Liga Italia musim ini, menjadikannya sebagai jumlah gol paling sedikit yang dicatatkan tim setelah 10 pertandingan dalam satu musim, serta yang terendah di antara tim mana pun di lima liga top Eropa pada musim ini.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore