Alejandro Garnacho (Instagram/@chelseafc)
JawaPos.com - Qarabag vs Chelsea berakhir tanpa pemenang dalam lanjutan Liga Champions pekan keempat. The Blues kena comeback dan akhirnya harus puas dengan hasil imbang 2-2.
Bertanding di Tofiq Bakhramov Stadium, Baku, Azerbaijan, Kamis (6/11) dini hari, laga berjalan keras sejak awal. Chelsea langsung kehilangan Romeo Lavia pada menit kedelapan akibat mengalami cedera.
Chelsea sempat mendominasi di awal. Beberapa ancaman ditebar tim tamu, yang kemudian bisa unggul lebih dahulu. Estevao membawa Chelsea memimpin 1-0 pada menit ke-16. Winger Brasil itu meneruskan umpan Andrey Santos menjadi gol lewat sepakan kaki kirinya. Skor 1-0 untuk The Blues.
Tuan rumah langsung bisa menyamakan skor 13 menit kemudian. Leandro Andrade merobek gawang Robert Sanchez lewat sontekan, memanfaatkan bola muntah rekannya yang kena tiang. Skor berubah menjadi 1-1.
Qarabag berbalik unggul pada menit ke-39. Penalti diberikan ke tuan rumah usai Jorrel Hato handball, dan Marko Jankovic sukses mengeksekusi bola dari titik putih menjadi gol. Skor 2-1 kemudian bertahan hingga jeda.
Di awal babak kedua, Chelsea memasukkan Alejandro Garnacho dan Liam Delap sebagai tenaga baru di lini depan. Hasilnya, The Blues berhasil menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-52, Garnacho bisa merobek gawang Qarabag lewat skema serangan balik cepat. Skor menjadi 2-2. Setelahnya, Chelsea mendominasi serangan atas Qarabag. Enzo Fernandez, Liam Delap, dan Garnacho beberapa kali menghadirkan ancaman ke gawang Mateusz Kochalski.
Namun, penyelesaian yang tergesa-gesa membuat peluang terbuang. Sementara Qarabag juga bisa merepotkan lewat serangan balik yang dikreasikannya.
Hingga laga tuntas, tak ada gol tambahan tercipta. Qarabag vs Chelsea tetap selesai dengan skor 2-2. Hasil ini membuat Chelsea tertahan di peringkat 10 klasemen Liga Champions dengan 7 poin, sementara Qarabag di peringkat 12 dengan 7 poin.
Estevao menjadi satu-satunya pemain Amerika Selatan yang mencetak gol dalam penampilan Liga Champions berturut-turut saat berusia 18 tahun atau lebih muda.
Dengan usia rata-rata 23 tahun dan 97 hari, Chelsea menobatkan starting line-up termuda kedua klub Inggris dalam pertandingan tandang Liga Champions, hanya di belakang Arsenal saat melawan Olympiacos pada Desember 2009 (21 tahun, 215 hari).
Ini adalah pertama kalinya Qarabag terhindar dari kekalahan melawan tim Inggris di Eropa, dalam pertandingan kedelapan mereka. Mereka sudah mengoleksi tujuh poin di kompetisi musim ini, sama banyaknya dengan Chelsea.
Andrade menjadi pemain kunci bagi tuan rumah, memanfaatkan peluangnya dengan baik, mencetak gol dari satu-satunya percobaannya, dan memenangkan tiga dari empat duelnya. Ia telah mencetak empat gol dalam lima penampilan di kompetisi utama Eropa pada 2025, lebih banyak daripada yang ia cetak dalam 22 pertandingan Eropa untuk klub sebelum tahun ini (tiga gol).

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
