Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 November 2025 | 19.07 WIB

Drama Liga Champions: Qarabag dan Chelsea Berbagi Poin di Tofiq Bakhramov Stadium

Alejandro Garnacho (Instagram/@chelseafc)

 

JawaPos.com - Qarabag vs Chelsea berakhir tanpa pemenang dalam lanjutan Liga Champions pekan keempat. The Blues kena comeback dan akhirnya harus puas dengan hasil imbang 2-2.

Bertanding di Tofiq Bakhramov Stadium, Baku, Azerbaijan, Kamis (6/11) dini hari, laga berjalan keras sejak awal. Chelsea langsung kehilangan Romeo Lavia pada menit kedelapan akibat mengalami cedera.

Chelsea sempat mendominasi di awal. Beberapa ancaman ditebar tim tamu, yang kemudian bisa unggul lebih dahulu. Estevao membawa Chelsea memimpin 1-0 pada menit ke-16. Winger Brasil itu meneruskan umpan Andrey Santos menjadi gol lewat sepakan kaki kirinya. Skor 1-0 untuk The Blues.

Tuan rumah langsung bisa menyamakan skor 13 menit kemudian. Leandro Andrade merobek gawang Robert Sanchez lewat sontekan, memanfaatkan bola muntah rekannya yang kena tiang. Skor berubah menjadi 1-1.

Qarabag berbalik unggul pada menit ke-39. Penalti diberikan ke tuan rumah usai Jorrel Hato handball, dan Marko Jankovic sukses mengeksekusi bola dari titik putih menjadi gol. Skor 2-1 kemudian bertahan hingga jeda.

Di awal babak kedua, Chelsea memasukkan Alejandro Garnacho dan Liam Delap sebagai tenaga baru di lini depan. Hasilnya, The Blues berhasil menyamakan kedudukan.

Pada menit ke-52, Garnacho bisa merobek gawang Qarabag lewat skema serangan balik cepat. Skor menjadi 2-2. Setelahnya, Chelsea mendominasi serangan atas Qarabag. Enzo Fernandez, Liam Delap, dan Garnacho beberapa kali menghadirkan ancaman ke gawang Mateusz Kochalski.

Namun, penyelesaian yang tergesa-gesa membuat peluang terbuang. Sementara Qarabag juga bisa merepotkan lewat serangan balik yang dikreasikannya.

Hingga laga tuntas, tak ada gol tambahan tercipta. Qarabag vs Chelsea tetap selesai dengan skor 2-2. Hasil ini membuat Chelsea tertahan di peringkat 10 klasemen Liga Champions dengan 7 poin, sementara Qarabag di peringkat 12 dengan 7 poin.

Data Dan Fakta Menarik

Estevao menjadi satu-satunya pemain Amerika Selatan yang mencetak gol dalam penampilan Liga Champions berturut-turut saat berusia 18 tahun atau lebih muda.

Dengan usia rata-rata 23 tahun dan 97 hari, Chelsea menobatkan starting line-up termuda kedua klub Inggris dalam pertandingan tandang Liga Champions, hanya di belakang Arsenal saat melawan Olympiacos pada Desember 2009 (21 tahun, 215 hari).

Ini adalah pertama kalinya Qarabag terhindar dari kekalahan melawan tim Inggris di Eropa, dalam pertandingan kedelapan mereka. Mereka sudah mengoleksi tujuh poin di kompetisi musim ini, sama banyaknya dengan Chelsea.

Andrade menjadi pemain kunci bagi tuan rumah, memanfaatkan peluangnya dengan baik, mencetak gol dari satu-satunya percobaannya, dan memenangkan tiga dari empat duelnya. Ia telah mencetak empat gol dalam lima penampilan di kompetisi utama Eropa pada 2025, lebih banyak daripada yang ia cetak dalam 22 pertandingan Eropa untuk klub sebelum tahun ini (tiga gol).

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore