
Virgil van Dijk tampil kurang meyakinkan saat The Reds kalah dari Manchester United. (Dok Liverpool FC)
JawaPos.com-Virgil van Dijk mengisyaratkan perlunya perspektif saat Liverpool menghadapi performa buruk. Liverpool meraih kemenangan atas Real Madrid 1-0 di Anfield pada Rabu (5/11) dini hari.
The Reds telah memenangkan tiga dari empat pertandingan Liga Champions musim ini dan duduk di posisi keenam klasemen. Dari segi pertahanan, Liverpool bermain sangat baik, membatasi gerak Madrid dengan hanya dua percobaan ke arah gawang. Di sisi lain, Thibaut Courtois melakukan banyak penyelamatan.
Van Dijk menegaskan bahwa ketenangan dibutuhkan bagi Liverpool untuk keluar dari keterpurukan, dengan Liverpool kalah enam dari tujuh pertandingan sebelum mengalahkan Aston Villa akhir pekan lalu.
"Banyak energi, banyak kerja keras. Mereka punya banyak kualitas, kita semua tahu kekuatan mereka, bagaimana mereka bisa menghukum kita. Kami menjalankan rencana permainan kami dengan sempurna," ujar Van Dijk kepada Amazon Prime.
"Mudah untuk mengatakannya sekarang, karena kami menang dua kali berturut-turut, tetapi di dunia yang kacau ini, Anda harus berusaha tetap tenang, menjaga perspektif terhadap segala sesuatunya," imbuh dia.
"Banyak pertandingan sepak bola yang harus dimainkan, banyak lika-likunya. Terkadang, suaranya sangat berisik," tutur Virgil van Dijk.
"Sangat penting untuk menempatkan segala sesuatunya dalam perspektif yang tepat, tetap fokus, bekerja keras, dan keluar dari situasi yang ada. Kalian semua tahu, menghadapi skuad yang terdiri dari 25 pemain, beberapa muda, beberapa lebih tua, setiap orang menjalani kehidupan yang berbeda," papar dia.
Van Dijk menyebut kritik Wayne Rooney dan beberapa pakar terhadap Liverpool sebagai malas, sebagai berlebihan dalam menilai masalah Liverpool.
"Saya tidak terpengaruh, tapi yang lain terpengaruh. Tentu saja, kritik itu wajar, kalau kalah empat atau lima kali berturut-turut, itu wajar. Tapi menurut saya itu juga berlebihan," ungkap Virgil van Dijk.
"Saya ingin bermain untuk tim, klub, dan semua pendukung. Ketika kami kalah, rasanya sangat menyakitkan. Saya ingin membalikkan keadaan, karena saya melihat kerja keras yang kami lakukan setiap hari, kualitas yang kami miliki," ucap Virgil van Dijk.
Hanya Bayern Munchen (11), Juventus (9) dan AC Milan (7) yang memberikan kekalahan lebih banyak kepada Madrid di Piala Eropa/Liga Champions dibanding Liverpool (lima, sama dengan Inter dan Manchester City). Van Dijk yakin pertahanan The Reds adalah fondasi kemenangan.
"Pertahanan semoga menjadi dasar kesuksesan. Arsenal sedang naik daun dan itu berkat clean sheet dan tidak kebobolan peluang," ujar Virgil van Dijk.
"Itulah yang kami alami juga. Semuanya dimulai dengan bertahan. Anda lihat kerja keras, kami harus terus berjuang. Minggu nanti menjadi pertandingan yang sulit lagi melawan Manchester City," tandas Virgil van Dijk.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
