
Suporter Como menentang rencana laga Serie A di Australia. (Dok. Instagram/@idextratime)
JawaPos.com - Suporter Como melancarkan aksi protes terhadap keputusan Serie A yang berencana menggelar laga antara Como dan AC Milan di luar Italia. Dalam pertandingan menghadapi Juventus, para pendukung tuan rumah membentangkan spanduk bertuliskan: “L€ga Italia, lari ke P€rth.”
Spanduk itu terlihat jelas di tribune utama Stadion Giuseppe Sinigaglia, menggambarkan ketidaksetujuan fans terhadap keputusan yang dianggap mengutamakan keuntungan komersial dibandingkan nilai olahraga dan kedekatan dengan suporter lokal.
Aksi tersebut muncul menyusul pengumuman bahwa laga Serie A antara Como dan AC Milan dijadwalkan berlangsung di Perth, Australia, pada Februari 2026 mendatang. Keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya liga untuk memperluas pasar internasional Serie A, mengikuti langkah serupa yang sebelumnya dilakukan oleh kompetisi top Eropa lainnya.
Namun, rencana tersebut mendapat tentangan dari sejumlah kelompok suporter di Italia yang menilai keputusan itu mengabaikan identitas klub dan tradisi sepak bola domestik. Para pendukung Como menjadi kelompok pertama yang secara terbuka mengekspresikan penolakan mereka di stadion.
“L€ga Italia, lari ke P€rth,” tulis mereka di spanduk besar berwarna putih dengan huruf hitam tebal, mengganti huruf “E” dengan simbol euro (€) sebagai sindiran terhadap motif finansial di balik keputusan tersebut.
Protes itu berlangsung damai tanpa insiden. Meski fokus utama tetap pada pertandingan melawan Juventus, momen pembentangan spanduk menarik perhatian publik sepak bola Italia dan menimbulkan perdebatan di media sosial mengenai arah kebijakan Serie A.
Langkah memindahkan pertandingan resmi ke luar negeri sendiri bukan hal baru dalam sepak bola modern. Beberapa tahun terakhir, sejumlah liga besar Eropa telah meneliti potensi ekspansi global melalui penyelenggaraan laga di benua lain. Namun, setiap kali wacana tersebut muncul, reaksi keras dari suporter lokal kerap menjadi penghalang utama.
Sementara pihak Serie A belum memberikan tanggapan resmi terhadap aksi protes di Como, beberapa laporan di media Italia menyebutkan bahwa federasi tetap berkomitmen menjalankan rencana tersebut sebagai bagian dari strategi promosi global sepak bola Italia.
Pertandingan antara Como dan AC Milan di Perth diproyeksikan menjadi laga kompetitif pertama Serie A yang digelar di luar Eropa. Selain untuk memperluas jangkauan penonton, kegiatan ini juga disebut bertujuan memperkuat hubungan bisnis dengan pasar Australia dan Asia.
Bagi banyak pendukung, langkah ini dipandang sebagai bentuk “komersialisasi berlebihan” yang dapat menjauhkan klub dari akarnya. Mereka menilai bahwa sepak bola Italia seharusnya menjaga kedekatan dengan para suporter lokal yang menjadi fondasi keberlangsungan klub.
Protes Como terjadi hanya beberapa hari setelah aksi diam para pemain di Spanyol, yang juga memprotes keputusan La Liga menggelar pertandingan di Amerika Serikat. Meskipun terjadi di dua negara berbeda, kedua aksi tersebut mencerminkan kekhawatiran serupa: semakin jauhnya sepak bola profesional dari para pendukungnya sendiri.
Hingga kini, belum ada kejelasan apakah Serie A akan meninjau kembali rencana tersebut atau tetap melanjutkannya sesuai jadwal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
