
Timnas Malaysia umumkan skuad untuk Kualifikasi Piala Asia 2027 tanpa 7 pemain naturalisasi yang terkena sanksi FIFA. (Instagram.com/@Malaysia_NT)
JawaPos.com-Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Hannah Yeoh memastikan bahwa dukungan pemerintah terhadap tim nasional sepak bola Malaysia akan tetap berjalan.
Pernyataan ini disampaikan di tengah polemik sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.
Dilansir dari Malaysia The Star, Hannah Yeoh menegaskan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (KBS) tidak akan menghentikan bantuan finansial bagi skuad Harimau Malaya.
Menurut Hannah Yeoh, meskipun FAM sedang menghadapi sanksi disipliner dari FIFA, banyak pemain lokal yang masih mewakili Malaysia di pentas internasional dan membutuhkan dukungan pemerintah.
“Seperti pada pertandingan melawan Laos, masih ada Faisal Halim, Arif Aiman, dan lainnya. Kami tidak bisa begitu saja berhenti membantu para pemain sepak bola lokal yang masih bermain untuk tim Malaysia,” ujar Hannah seperti dikutip The Star.
Pernyataan itu disampaikan setelah acara penyerahan bendera Jalur Gemilang kepada kontingen Malaysia yang akan berlaga di Asian Youth Games 2025 di Bahrain dan Islamic Solidarity Games 2025 di Arab Saudi.
Dua ajang tersebut masing-masing akan berlangsung pada 22–31 Oktober dan 7–21 November.
Sementara itu, FAM dan tujuh pemain naturalisasi, yaitu Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, serta Hector Hevel, dijatuhi sanksi oleh Komite Disiplin FIFA setelah dinyatakan melanggar Pasal 22 FIFA Disciplinary Code terkait pemalsuan dokumen.
FAM dikenai denda sebesar CHF350.000 (sekitar sekitar Rp 7,2 miliar), sedangkan masing-masing pemain dikenai denda CHF2.000 (sekitar Rp 41 juta) serta skors selama 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola.
Sebelumnya, FAM juga telah mengajukan banding resmi pada 7 Oktober 2025, usai menerima keputusan penuh dari FIFA tetapi ditolak.
Hannah menambahkan, pihak kementeriannya akan menunggu keputusan akhir dari FIFA sebelum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut. Dukungan berkelanjutan ini diharapkan dapat memastikan Timnas Malaysia tetap kompetitif meski dilanda kontroversi.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
