
Hansi Flick. (Dok. Instagram/@fcbarcelona)
JawaPos.com - Barcelona terus memperkuat efektivitas permainannya melalui set-piece secara maksimal untuk mengatasi badai cedera.
Tim asuhan Hansi Flick semakin sering mencetak gol dari skema yang sudah dipersiapkan di latihan. Tendangan sudut, tendangan bebas, hingga lemparan ke dalam menjadi momen penting yang diolah menjadi peluang berbahaya.
"Kami melatih aksi-aksi ini. Mungkin tidak sebanyak yang diinginkan Dela (Jose Ramon de la Fuente, pelatih kiper) dan Heiko (Heiko Westermann, asisten pelatih), tetapi mereka bekerja keras untuk itu. Kami memiliki kekuatan dalam situasi pertandingan seperti itu dan penting untuk melakukan set-piece ini dengan baik," kata pelatih asal Jerman itu, dikutip melalui laman Mundo Deportivo, Senin (29/9).
Dalam pertandingan yang sulit, Barca kini mampu memetik keuntungan dari situasi yang di masa lalu sering menjadi kelemahan. Saat melawan Oviedo, tendangan sudut pendek berbuah gol penyeimbang dari Eric Garcia, sebelum Araujo memastikan kemenangan di masa injury time dengan sundulan tajam yang memanfaatkan umpan akurat Rashford.
Taktik serupa kembali berhasil di Estadi Lluis Companys saat melawan Real Sociedad. Di momen yang genting, sepak pojok dari sisi kiri menghasilkan gol penyeimbang dari Kounde yang berhasil mematahkan pertahanan lawan.
"Kami sudah lama bagus dalam menyerang dan bertahan saat bola mati. Tahun ini, dengan masuknya Rashford dan Roony, kami punya dua pengambil tendangan yang sangat baik," ujar Kounde dikutip melalui laman Mundo Deportivo, Senin (29/9).
Sejauh musim berjalan, Blaugrana telah mengonversi lima gol langsung dari skema tendangan sudut. Ini menjadi senjata ofensif tambahan yang vital, terutama dengan absennya sejumlah pilar seperti Gavi, Balde, dan Raphinha. Strategi set-piece terbukti menjadi solusi efektif untuk mempertahankan daya saing tim di tengah krisis pemain.
Selain itu, gol-gol melalui sundulan juga mencatatkan sejarah baru. Menurut jurnalis Oriol Jove, ini adalah pertama kalinya di abad ke-21 FC Barcelona mencetak empat gol sundulan secara beruntun. Gol-gol tersebut dicetak melalui Lewandowski dan Araujo saat melawan Oviedo, serta Kounde dan Lewandowski saat melawan Real Sociedad. Statistik serupa terjadi pada tahun 1999.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022