Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 16.39 WIB

Dari Anak Bengal Barcelona ke Ballon d’Or, Inilah Perjalanan Luar Biasa Ousmane Dembele

Ousmane Dembele dinobatkan menjadi pemain terbaik dengan meraih Ballon d - Image

Ousmane Dembele dinobatkan menjadi pemain terbaik dengan meraih Ballon d

JawaPos.com-Hampir setahun lalu, Luis Enrique membuat keputusan yang sempat mengejutkan ruang ganti Paris Saint-Germain. Ousmane Dembele, bintang anyar yang baru saja direkrut dari Barcelona, ditinggal di Paris jelang laga Liga Champions melawan Arsenal.

Kala itu, hubungan keduanya sempat memburuk. Melansir Daily Mail, Enrique menegaskan keputusannya bukan soal teknis semata.

"Jika seseorang tidak mematuhi atau menghormati ekspektasi tim, itu artinya dia belum siap bermain. Saya di sini untuk membangun tim, dan di masa depan mungkin saja itu termasuk Ousmane Dembele, supaya jelas," ucap Enrique.

Masa depan itu ternyata datang lebih cepat dari yang dibayangkan. Dari pemain buangan, Dembele berubah jadi poros permainan PSG.

Enrique memposisikan dia sebagai false nine, bukan lagi winger murni. Hasilnya luar biasa. Musim 2024/25, dia menutup dengan 35 gol dan 16 assist dari 53 pertandingan. PSG pun meraih treble winner, termasuk gelar Liga Champions pertama mereka.

Bahkan saat PSG menggasak Inter Milan 5-0 di final di Munich, meski tak mencetak gol, Enrique melayangkan pujian tertinggi kepada Dembele.

"Saya akan memberikan Ballon d’Or kepada Tuan Ousmane Dembele. Cara dia bertahan saja sudah pantas untuk itu. Inilah bagaimana seorang pemimpin memandu tim untuk meraih gol, gelar, pressing, dan kerja keras. Ousmane adalah Ballon d’Or saya, tidak ada keraguan sama sekali," tegas Enrique.

Pada Senin (22/9) malam di Theatre du Chatelet, Paris, anak dari Vernon, Normandia, itu resmi dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or.

Jalan Panjang yang Berliku

Karir Dembele bukan tanpa hambatan. Dari Rennes, menolak tawaran Premier League, lalu meledak di Dortmund di bawah Thomas Tuchel. Barcelona kemudian memboyongnya dengan harga fantastis senilai GBP 135,5 juta pada 2017.

Namun, di Camp Nou justru dilanda badai cedera, masalah disiplin, hingga rekor denda internal menjeratnya. Selama enam tahun, dia mengalami 14 cedera otot dan absen total 784 hari. Tak heran banyak yang menganggap bakatnya akan terbuang sia-sia.

"Jika digunakan dengan benar, Dembele bisa menjadi pemain terbaik dunia dengan bakat yang dimilikinya," tegas Xavi.

Tetapi realitas berkata lain, pada 2023, Barca melepasnya ke PSG dengan harga diskon GBP 43,5 juta. Di sinilah titik balik terjadi.

Julien Laurens, pakar sepak bola Prancis menyebut momen saat Enrique meninggalkannya di Paris adalah katalis kebangkitan.

"Itu menguntungkan Ousmane karena dia mulai paham apa yang Enrique inginkan. Itu titik balik pertama musim itu. Titik balik berikutnya adalah reposisinya dari winger ke nomor 9. Itu bukan hanya penting bagi Dembele, tapi juga bagi PSG," jelas Laurens.

Kini, jalan panjang penuh cedera, denda, dan keraguan itu sudah terbayar lunas. Perjalanan karir Dembele kini menjadi sorotan bagi para pendungkungnya, dari anak bengal Barcelona sampai meraih Ballon d’Or.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore