Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 01.20 WIB

Gol Bunuh Diri Luiz Junior, Antar Tottenham Hotspur Raih Kemenangan atas Villarreal di Liga Champions

Pelatih Tottenham Hotspur Thomas Frank. (Instagram Tottenham Hotspur) - Image

Pelatih Tottenham Hotspur Thomas Frank. (Instagram Tottenham Hotspur)

JawaPos.com-Tottenham Hotspur memulai kembali petualangan mereka di Liga Champions dengan cara yang nyaris tak terduga. Sebuah own goal kocak dari kiper Villarreal Luiz Junior, menjadi satu-satunya pembeda dalam kemenangan 1-0 di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (17/9) dini hari WIB.

Hanya butuh empat menit bagi Spurs untuk memecah kebuntuan. Lucas Bergvall melepaskan umpan silang yang seharusnya mudah diamankan, namun Junior gagal menggenggam bola dengan sempurna. Si kulit bundar bergulir pelan melewati garis gawang, meninggalkan seluruh tribun terperangah sekaligus terhibur.

Pelatih Spurs Thomas Frank, sempat menahan ekspresi sebelum menyadari timnya benar-benar unggul.

“Kemenangan besar. Dalam kompetisi apa pun, start dengan tiga poin itu penting. Fondasi kami kuat. Empat laga, empat clean sheet. Itu modal besar,” ujar Frank usai laga.

Meski unggul cepat, Tottenham tidak lepas dari tekanan. Xavi Simons dan Richarlison sempat membuang peluang emas, sementara Villarreal mulai menemukan ritme.

Mantan pemain Arsenal, Nicolas Pepe, beberapa kali memaksa lini belakang Spurs bekerja keras. Termasuk saat tembakannya mengenai Micky van de Ven dan melenceng tipis.

Pertandingan mulai memanas di babak kedua. Wasit Rade Obrenovic mengeluarkan empat kartu kuning beruntun, menambah tensi duel. Seruan penonton semakin riuh ketika Thomas Partey, eks gelandang Arsenal yang kini berseragam Villarreal, masuk lapangan pada menit ke-78.

Partey, yang dijadwalkan menghadiri sidang pengadilan terkait tuduhan pemerkosaan dan kekerasan seksual beberapa jam setelah laga, disambut sorakan keras suporter tuan rumah. Pengacaranya menegaskan bahwa sang pemain menolak semua tuduhan tersebut.

Sorakan publik tak menyurutkan upaya Villarreal. Juan Foyth nyaris menyamakan skor lewat sundulan, sementara Pepe kembali mengancam lewat free kick yang meluncur hanya beberapa sentimeter dari gawang.

Ketegangan sempat memuncak ketika Van de Ven menjatuhkan Georges Mikautadze di tepi kotak penalti, pelanggaran yang menurut banyak orang layak mendapat kartu merah, namun wasit hanya memberi tendangan bebas.

“Ini hasil yang tidak adil. Tim yang pantas menang adalah kami. Kami tampil baik dan menunjukkan kualitas kepada Eropa,” keluh pelatih Villarreal, Marcelino.

Namun semua usaha tim tamu kandas di hadapan pertahanan disiplin Spurs. Dengan hanya satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga, Tottenham tetap menjaga keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.

Mereka mencatatkan empat kemenangan dari enam pertandingan di bawah arahan Frank. Tiga di Premier League dan satu di Liga Champions, seluruhnya dengan catatan clean sheet.

Bagi Tottenham, ini bukan sekadar tiga poin. Kemenangan ini menandai kembalinya mereka ke kompetisi elite Eropa setelah 932 hari absen sejak imbang tanpa gol melawan AC Milan pada Maret 2023. Dukungan publik London Utara pun menggema, meski jumlah penonton hanya 54.755, lebih rendah dari biasanya.

Bagi Villarreal, laga ini meninggalkan rasa frustrasi. Performa yang solid tak dibayar hasil, sementara sorotan tetap mengarah ke Partey, baik karena statusnya sebagai mantan bintang Arsenal maupun agenda pengadilan yang menantinya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore