
Cesc Fabregas bawa Como lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kali. (Instagram/@Como_1907)
JawaPos.com - Klub Italia Como 1907 mencatat sejarah besar dengan memastikan tiket ke UEFA Champions League musim 2026/27. Hasil tersebut menandai perjalanan luar biasa Como dalam tujuh tahun terakhir, setelah sempat bermain di kasta keempat sepak bola Italia pada 2019.
Musim ini Como berhasil finis di posisi empat besar Serie A dan berhak mewakili Italia di kompetisi elite Eropa, liga champions. Pencapaian tersebut terasa spesial karena klub ini tidak dibangun secara instan, melainkan melalui proses bertahap sejak bangkit dari keterpurukan finansial beberapa tahun lalu.
Pada musim 2019/20, Como masih bermain di Serie D atau kasta keempat Liga Italia. Saat itu kondisi klub belum stabil dan sempat berada dalam situasi sulit. Namun perlahan, Como mulai menata ulang arah klub setelah mendapatkan dukungan investasi baru.
Perjalanan mereka dimulai dengan promosi ke Serie C pada 2020. Hanya satu musim berselang, Como kembali naik kasta ke Serie B.
Meski sempat bertahan beberapa musim di kompetisi tersebut, Como terus menunjukkan perkembangan dari sisi manajemen maupun kualitas skuad. Promosi ke Serie A akhirnya datang pada musim 2023/24.
Banyak yang awalnya memprediksi Como hanya akan menjadi tim papan bawah. Namun kenyataannya klub ini mampu berkembang cepat dan tampil kompetitif menghadapi tim-tim besar Italia.
Dalam dua musim terakhir di Serie A, Como mulai mendapat perhatian luas karena proyek klub yang dinilai stabil dan terarah. Mereka tidak melakukan perubahan identitas secara berlebihan dan tetap mempertahankan karakter lokal klub, sesuatu yang cukup jarang terjadi di era sepak bola modern.
Nama perusahaan Indonesia, Djarum, juga menjadi bagian penting dari kebangkitan Como. Dukungan dari Grup Djarum membantu klub keluar dari masa sulit dan membangun fondasi jangka panjang sejak 2019. Investasi tersebut tidak hanya berfokus pada transfer pemain, tetapi juga pengembangan infrastruktur dan stabilitas organisasi.
Kini hasilnya mulai terlihat. Como bukan lagi sekadar tim promosi, tetapi sudah menjadi salah satu kekuatan baru di sepak bola Italia. Lolos ke Liga Champions menjadi simbol bahwa proyek mereka berjalan ke arah yang tepat.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
