
Wilfried Zaha didampingi Augustin Sidy Diallo dan Michel Dussuyer.
JawaPos.com - Meski sudah dua kali berkostum Timnas Inggris, Wilfried Zaha membulatkan tekad untuk berpindah haluan membela negara kelahirannya, Pantai Gading, di pentas sepak bola internasional.
Gelandang Crystal Palace itu sejatinya sudah mengantongi dua caps bersama The Three Lions -julukan timnas senior Inggris- dalam dua laga persahabatan melawan Swedia dan Skotlandia pada November 2012 dan Agustus 2013.
Namun, pemuda kelahiran Abidjan pada 24 tahun silam itu masih memungkinkan membela Timnas Pantai Gading karena dua laga bersama The Three Lions dilakoni bukan di level kompetitif.
Selain itu, peluang sulit untuk kembali berseragam Inggris turut melatari Zaha membulatkan tekad untuk membela Pantai Gading. Kebetulan, pada awal 2017, Pantai Gading akan tampil di Piala Afrika.
"Gelandang serang berpaspor Pantai Gading-Inggris, Wilfried Zaha memutuskan untuk bermain bersama The Elephants bersama warna kebesaran Pantai Gading, negara kelahirannya. Pemain sudah mengirim surat ke FIFA pada 27 November 2016 terkait niat mewakili Pantai Gading," bunti pernyataan Asosiasi Sepak Bola Pantai Gading (FIF).
"Setelah berbicara selama beberapa pekan dengan FIF, Zaha membuat putusan ini pada Minggu di London. Di hadapan ayahnya, Presiden FIF Augustin Sidy Diallo, dan pelatih timnas Michel Dussuyer, dia membubuhkan tanda tangan untuk permintaan untuk perubahan representasi olahraga nasional ditujukan kepada FIFA," lanjut pernyataan FIF.
Dengan keputusan itu, berarti Zaha tak bisa membela Palace selama keikutsertaan di Piala Afrika pada awal tahun 2017. (ira/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
