David Coote (X/@indykaila)
JawaPos.com - Mantan wasit Premier League, David Coote, resmi didakwa atas tuduhan serius terkait kepemilikan serta pembuatan gambar tidak senonoh yang melibatkan anak-anak. Otoritas hukum Inggris mengonfirmasi bahwa pria berusia 43 tahun itu akan menghadapi proses pengadilan dalam beberapa pekan mendatang.
Coote, yang sebelumnya memimpin ratusan laga di kompetisi elite Inggris, termasuk Premier League dan FA Cup, dicopot dari daftar resmi wasit profesional pada awal 2024. Ia ditangkap setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan berbasis laporan digital yang menyoroti aktivitas mencurigakan terkait distribusi konten ilegal.
Dilansir melalui laman The Guardian, Dakwaan membuat gambar tidak senonoh dari anak mengacu pada aktivitas seperti mengunduh, berbagi, atau menyimpan foto atau video pelecehan. Menurut pedoman Sentencing Council, gambar-gambar yang diklasifikasikan sebagai Kategori A biasanya menunjukkan anak-anak yang terlibat dalam "aktivitas seksual penetratif".
Pihak Premier League maupun badan wasit profesional PGMO (Professional Game Match Officials) menolak memberikan komentar rinci, namun menyatakan bahwa Coote sudah tidak lagi bertugas dalam kompetisi apa pun sejak penyelidikan berjalan.
Pada awal musim ini, kepala petugas wasit PGMO, Howard Webb, secara efektif menolak kemungkinan Coote kembali menjadi wasit. "Saya pikir akan sangat sulit bagi David untuk kembali, saya khawatir," kata Webb, dikutip melalui laman The Guardian, Kamis (11/9).
Kasus ini mengguncang dunia sepak bola Inggris. Reputasi Coote yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pejabat pertandingan berpengalaman kini tercoreng. Ia pernah dipercaya memimpin laga penting, termasuk pertandingan dengan tensi tinggi di Premier League.
Proses hukum terhadap Coote diperkirakan akan menjadi perhatian publik, bukan hanya karena statusnya sebagai mantan wasit elite, tetapi juga karena sensitivitas kasus yang melibatkan isu perlindungan anak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
