Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 02.46 WIB

Lamine Yamal, Permata Barcelona yang Hampir Hilang di Usia 14 Tahun

Pemain bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. (Instagram Lamineyamal) - Image

Pemain bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. (Instagram Lamineyamal)

JawaPos.com - Nama Lamine Yamal kini melejit sebagai wajah baru Barcelona dan timnas Spanyol. Namun, tak banyak yang tahu bahwa bintang muda ini hampir saja direbut raksasa lain Eropa saat usianya baru 14 tahun. Hanya keberadaan superagen Jorge Mendes yang membuat cerita itu berakhir berbeda.

Mengutip Daily Mail Sport, Rabu (10/9), meski baru merayakan ulang tahun ke-18 musim panas lalu, Yamal sudah menorehkan catatan mengesankan yaitu lebih dari 100 penampilan bersama tim utama Barcelona, 27 gol, dan dua gelar LaLiga. Ia juga jadi bagian penting timnas Spanyol saat menjuarai Euro 2024.

Tak berhenti di situ, sederet penghargaan individu pun ia kantongi. Golden Boy Award dan Kopa Trophy menjadi pengakuan bahwa Yamal adalah salah satu talenta muda terbaik dunia. Musim panas ini, Barcelona bahkan mempercayakan nomor ikonik 10 kepadanya. Nomor yang sebelumnya dipakai Lionel Messi, Ronaldinho, hingga Rivaldo.

"Nomor 10 adalah simbol. Itu tanda bahwa klub melihat Yamal sebagai poster boy mereka ke depan," tulis laporan Daily Mail.

Namun, jalan menuju titik ini tidak selalu mulus. Menurut laporan Bild dari Jerman yang dilansir melalui Daily Mail, Bayern Munich sempat membuat langkah serius untuk merekrut Yamal saat berusia 14 tahun. Kala itu, Hasan Salihamidzic (direktur olahraga) dan Marco Neppe (direktur teknik) sudah menyampaikan minat resmi kepada agen Yamal saat itu, Ivan de la Pena.

"Awalnya pertemuan itu untuk membahas kemungkinan transfer Gavi. Tapi nama Yamal juga dibicarakan, dan Bayern meminta kesempatan bertemu keluarganya," tulis laporan Bild, dikutip dari Daily Mail.

Rencana tersebut buyar ketika Yamal beralih agen ke Jorge Mendes, sosok yang juga menaungi Cristiano Ronaldo. Mendes disebut meminta biaya sekitar EUR 5 juta kepada Bayern sebagai syarat agar keluarga Yamal mempertimbangkan pindah ke Bavaria. Bayern menunda mengambil keputusan, dan kesempatan itu pun lewat.

Keputusan Bayern tersebut membuka jalan bagi debut sensasional Yamal. Pada April 2023, di usia yang baru 15 tahun, ia masuk menggantikan Gavi. Sejak itu, kariernya melesat tanpa henti.

Barcelona cepat mengikatnya dengan kontrak hingga 2026, batas maksimal untuk pemain di bawah 18 tahun. Begitu menginjak usia 18 tahun Juli lalu, Yamal langsung meneken kontrak baru berdurasi enam tahun hingga 2031 dengan kenaikan gaji signifikan.

Kini, cerita nyaris hengkang ke Bayern hanya jadi catatan masa lalu. Barcelona bisa bernapas lega karena memiliki permata yang diprediksi bakal jadi simbol era baru di Camp Nou.

"Yamal adalah masa depan kami. Dan masa depan itu sudah tiba," ujar salah satu petinggi Barcelona yang dikutip dari Daily Mail.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore