
Gianluigi Donnarumma resmi berseragam Manchester City. (Dok. Instagram Manchester City)
JawaPos.com - Gianluigi Donnarumma akhirnya resmi berlabuh ke Manchester City. Kepindahannya dari Paris Saint-Germain (PSG) tuntas di hari terakhir bursa transfer dengan mahar senilai GBP26 juta. Kiper timnas Italia itu mengaku tidak ragu menerima pinangan City karena merasa benar-benar diinginkan, terutama oleh Pep Guardiola.
Meski sempat diliputi situasi yang tidak mudah, Donnarumma mengaku lega bisa menemukan rumah baru.
"Kenyataannya, dalam beberapa hari terakhir saya sangat terpengaruh oleh situasi saya. Tapi saya tetap berlatih dengan baik," ujarnya dilansir dari Sky Sport.
Menurut laporan Sky Sport, Manchester City dan sang pelatih Pep Guardiola disebut punya peran besar dalam keputusannya.
"Saya tidak sabar untuk bergabung dengan Manchester City, karena mereka benar-benar menginginkan saya dan Guardiola benar-benar menginginkan saya. Saya tidak bisa lebih bangga berada di klub seperti City. Saya sangat bahagia," kata kiper berusia 25 tahun itu.
Donnarumma juga menegaskan bahwa kepindahannya bukan karena dianggap lemah dalam bermain dengan kaki dan dirinya mengaku telah memberikan kontribusi besar selama belasan tahun menjadi kiper.
"Tidak. Selama 16 tahun saya sudah melakukan hal-hal besar, dan kesalahan adalah bagian dari permainan," tegasnya.
Baginya, City adalah klub terbaik di dunia saat ini, serta ia tak pernah ragu untuk angkat kaki dari PSG.
"Saya tidak sabar ke City, mereka sangat menginginkan saya, pelatih juga menginginkan saya dan itu membuat saya bangga. Diinginkan oleh tim yang saya percaya sebagai yang terbaik di dunia, Anda hanya bisa merasa bangga atas apa yang sudah dikerjakan. Saya masih harus bekerja keras, tapi saya bahagia dan bersemangat," ucap Donnarumma.
Soal kepergiannya dari PSG, ia memilih menghormati keputusan Luis Enrique.
"Saya selalu punya hubungan baik dengan pelatih. Tidak ada kekecewaan, setiap manajer berhak membuat keputusan. Itu hal yang wajar," katanya.
Kini, Donnarumma memasang target tinggi bersama City dengan rasa optimistis. Ia berhasrat meraih gelar bergengsi di bawah kepelatihan Pep Guardiola.
"Tujuan saya adalah memenangkan sebanyak mungkin gelar. Tidak mudah, ada banyak kerja yang harus dilakukan. Tapi kami ingin meraih sebanyak mungkin, baik bersama Manchester City maupun tim nasional Italia," tutupnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
