Ukiran tato di kaki Ruben Neves yang mengenang mendiang Diogo Jota (x/selecaoportugal)
JawaPos.com - Kepergian Diogo Jota pada 3 Juli 2025 akibat kecelakaan mobil memang meninggalkan duka mendalam di dunia sepak bola. Salah satu yang paling terpukul adalah Ruben Neves, sahabat karib Jota sekaligus rekan setimnya di timnas Portugal.
Kedekatan keduanya memang sudah bukan rahasia. Neves dan Jota kerap tertangkap kamera menghabiskan waktu bersama di luar lapangan, dan di level klub mereka pernah sama-sama membela Wolverhampton Wanderers (Wolves) di Premier League, selain tentu bermain untuk timnas Portugal.
Meski sudah dua bulan berlalu sejak tragedi itu, pesepakbola berusia 28 tahun itu masih terus mengenang sahabatnya.
Baru-baru ini, lewat unggahan akun resmi timnas Portugal di laman X @selecaoportugal, tampak Neves memamerkan tato baru saat menjalani sesi latihan jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tato tersebut menggambarkan sosok Neves yang sedang memeluk Diogo Jota yang mengenakan seragam bernomor punggung 21. Sebuah simbol persahabatan abadi yang tak akan pernah luntur meski Jota telah tiada.
Selain Neves, seluruh skuat timnas Portugal juga terlihat melakukan penghormatan khusus untuk mengenang mendiang Jota di kamp latihan. Momen ini semakin menegaskan betapa besar pengaruh dan cinta rekan-rekannya terhadap sosok Jota.
Sebagai informasi, nomor punggung 21 yang dulu dikenakan Jota di timnas kini resmi diwariskan kepada Ruben Neves.
Mengutip dari BBC, pelatih timnas Portugal Roberto Martinez menyatakan bahwa kedekatan Neves dengan Jota menjadikannya orang yang paling tepat untuk meneruskan legacy sang sahabat.
"Nomor punggung 21 yang dikenakan Diogo Jota akan diwariskan ke Ruben Neves. Ruben memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Jota. Hal itulah yang membuat dirinya merupakan orang yang tepat untuk meneruskan warisan dari Jota," ucap Martinez.
Kini, tato yang diukir Neves di tubuhnya menjadi bukti nyata betapa dalamnya ikatan persahabatan mereka. Sebuah penghormatan abadi untuk Jota, sang sahabat yang pergi terlalu cepat.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
