
Berita hangat Alexander Isak menuju Liverpool sedang hangat di musim panas ini. (IMAGO/News Images)
JawaPos.com – Liverpool memang memulai musim Premier League 2025/26 dengan hasil positif, menumbangkan Bournemouth 4-2 di Anfield pada laga pembuka. Namun, di balik kemenangan tersebut, fokus klub masih tertuju pada bursa transfer.
Juara bertahan liga itu disebut menjadikan Alexander Isak (Newcastle United) sebagai target nomor satu. Akan tetapi, manajemen The Reds dilaporkan hanya memberi waktu sepekan untuk menuntaskan kesepakatan. Jika tidak, mereka siap beralih ke opsi lain—termasuk Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain.
Isak: Target Utama, tapi Rumit
Alexander Isak tampil tajam untuk Newcastle musim lalu, mencetak 23 gol di Premier League—musim kedua beruntun ia mampu menembus 20+ gol di kasta tertinggi Inggris. Produktivitas itu membuatnya dianggap sebagai salah satu striker terbaik di liga saat ini.
Tak heran, Liverpool menjadikannya prioritas. Apalagi dengan kepergian Darwin Núñez dan Luis Díaz di musim panas ini, kebutuhan lini depan semakin mendesak. Namun, negosiasi dengan Newcastle tidak mudah. Klub berjuluk The Magpies tersebut tentu tidak ingin melepas bintang utamanya tanpa nilai transfer sangat tinggi.
Menurut jurnalis Sacha Tavolieri, Liverpool memberi “deadline” internal: bila pekan depan tak ada kesepakatan, mereka akan segera mencari alternatif.
“Liverpool kini telah menetapkan tenggat waktu untuk merampungkan transfer Isak, jika tak kunjung selesai makan Arne Slot akan mengalihkan perhatian ke Barcola,” tulisnya.
Kedatangan Isak bisa menimbulkan dilema. Hugo Ekitike, yang baru bergabung dan langsung mencetak gol di Community Shield kontra Crystal Palace serta di laga pembuka lawan Bournemouth, menunjukkan potensi besar.
Jika Isak direkrut, posisi nomor sembilan hampir pasti akan jatuh ke tangan striker Swedia tersebut. Itu berarti Ekitike mungkin dipaksa bergeser ke posisi sayap kiri, yang bisa memperlambat perkembangannya sebagai penyerang tengah.
Beberapa analis menilai Liverpool sebaiknya lebih fokus menambah kekuatan lini belakang, mengingat kerentanan tim terhadap serangan balik masih terlihat. Gosip mendekatnya Marc Guehi (Crystal Palace) bisa jadi indikasi bahwa Arne Slot juga menyadari titik lemah itu.
Barcola: Alternatif Lebih Fleksibel
Jika gagal mendapatkan Isak, opsi yang mencuat adalah Bradley Barcola. Penyerang 22 tahun milik PSG itu dikenal memiliki kecepatan, kreativitas, dan determinasi tinggi. Ia lebih sering bermain di sisi kiri, sehingga secara natural bisa menggantikan peran Luis Díaz.
Dengan begitu, Ekitike tetap bisa dimainkan di posisi favoritnya sebagai striker tengah. Dari segi produktivitas, Barcola memang belum menyamai Isak. Musim lalu di Ligue 1, ia mencatat 14 gol—rekor terbaik sepanjang kariernya.
Meski demikian, usianya yang masih muda membuat Barcola punya ruang besar untuk berkembang. Untuk kebutuhan jangka panjang, terutama jika Liverpool mulai mempersiapkan era tanpa Mohamed Salah, Barcola bisa menjadi solusi lini depan yang lebih fleksibel.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
